Buka Lapangan Kerja Seluasnya Melalui Kewirausahaan

Pemprov Beri Pelatihan dan Pendampingan Bagi Wirausaha Baru

SAMARINDA – Pemprov Kaltim berkomitmen memajukan sektor kewirausahaan karena dianggap mampu bertahan dalam kondisi krisis ekonomi global. Komitmen tersebut ditunjukkan pemprov melalui instansi terkait dengan terus berupaya mencetak wirausahawan baru sebanyak-sebanyaknya di daerah ini.

Salah satunya melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi UMKM  Kaltim untuk mencetak ribuan wirausahawan baru yang dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan di Kaltim.

Kepala Disperindagkop UMKM Kaltim, Mohammad Djaelani mengatakan pihaknya akan terus memberikan pelatihan dan pendampingan agar para wirausahawan muda dapat berkembang menjadi lebih besar.

“Kegiatan pelatihan dan pendampingan bagi para usahawan muda kita lakukan di setiap daerah melalui kerjasama dengan instansi terkait di kabupaten/kota, dengan harapan semua usahawan muda di daerah dapat terus aktif dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat,” kata Djaelani belum lama ini.

Menurut dia, kondisi Kaltim sangat memungkinkan tumbuhnya wirausahawan muda, karena didukung sumber daya alam yang begitu besar sehingga masih terbuka lebar untuk dimanfaatkan oleh pengusaha muda yang rata-rata adalah pengusaha kecil dan menengah.

“Kita berharap ribuan wirausahawan baru dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan jenis usaha masing-masing dan pemprov akan terus mendorong percepatan pengembangan wirausaha di Kaltim,” jelasnya.

Selain itu, ujar dia, mencetak wirausaha baru merupakan bagian dari program prioritas Pemprov Kaltim dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus juga mengentaskan kemiskinan dan tentunya membuka kesempatan kerja guna menurunkan angka pengangguran.

Pengembangan kewirausahaan menjadi penting dan strategis, karena merupakan salah satu faktor pendorong pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang berpengaruh besar terhadap percepatan peningkatan perekonomian rakyat.

“Kita akan terus dorong pengembangan kewirausahaan di daerah-daerah, sehingga jumlah wirausaha baru di Kaltim bisa terus meningkat. Apalagi melalui Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN), Indonesia menargetkan jumlah wirausaha muda mencapai angka minimal dua persen dari angkatan kerja,” ujarnya.

 Diharapkan setiap wirausaha baru dapat mengembangkan inovasi dan kreatifitas untuk membuka usaha dan memberikan peluang kerja kepada masyarakat. Tidak hanya itu, setiap wirausahawan juga diharapkan dapat berbagi ilmu dan pengetahuan kepada masyarakat agar dapat menumbuhkan industri kreatif. (her/sul/es/hmsprov).

 

 

Berita Terkait