Dekopin Apresiasi Gerakan Gubernur Bangun Koperasi

Dekopin Apresiasi Gerakan Gubernur Bangun Koperasi

 

SAMARINDA - Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid memberikan apresiasi tinggi terhadap Pemprov Kaltim, khususnya Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak yang memiliki trobosan luar biasa untuk kemajuan ekonomi masyarakat Kaltim melalui pengembangan koperasi di daerah ini.

Pembangunan ekonomi dengan memanfaatkan koperasi di Kaltim dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Apalagi, pembangunan ekonomi di Kaltim diharapkan dapat dikembangkan melalui program agroindustri pertanian terkemuka. Contohnya dengan pengambangan tanaman singkong gajah.

“Awalnya saya mau minta gubernur untuk kerjasama membangun ekonomi melalui koperasi. Ternyata Gubernur Awang Faroek Ishak memiliki trobosan yang luar biasa. Gubernur berkeinginan membangun ekonomi dari sektor pertanian dalam arti luas dan ini sangat bagus,” kata Nurdin Halid ketika berkunjung ke Kantor Gubernur Kaltim bersama jajaran BRI Banjarmasin, Selasa (20/10).

Menurut dia, dari program tersebut dinilai sangat singkron dengan program yang akan dibangun Dekopin, yakni membangun rumah koperasi. Karena Dekopin akan menyatukan program ekonomi melalui koperasi dengan pengembangan sektor pertanian.

Namun demikian, yang patut diapresiasi lagi adalah program ini bagai gayung bersambut. Karena, ketika program dibangun, ternyata Gubernur Kaltim telah memikirkan bagaimana akses pembiayaan, yakni melalui penjaminan kredit daerah (Jamkrida).

“Karena itu, Gubernur Kaltim meminta Dekopin Wilayah (Dekopinwil) Kaltim untuk bekerjasama dengan Jamkrida. Saya menilai ini sangat bagus. Ini merupakan trobosan yang dapat mengangkat harkat martabat masyarakat untuk menjadi wirausaha yang besar,” jelasnya.

Bahkan, Pemprov Kaltim saat ini bekerjasama dengan Australia untuk pengembangan ternak sapi dengan program 2 juta ekor sapi. Gubernur Kaltim meminta Dekopin, BRI dan BPD serta Perbankan yang lain dapat bekerjasama untuk mengembangan program ini.

“Dari program tersebut, ketika kembali ke Jakarta, saya akan menjadikan ini sebagai contoh, sehingga dapat diikuti pemerintah provinsi se Indonesia. Khususnya dalam pembangunan rumah koperasi di Kaltim,” jelasnya.

Menurut dia, rumah koperasi ini akan menjadi pusat kegiatan usaha koperasi di masing-masing daerah. Karena itu, rumah koperasi di Kaltim akan memulai pengembangan ekonomi masyarakat Kaltim dengan sektor pertanian dan peternakan, khususnya pengembangan tanaman singkong dan sapi.

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan untuk membantu pengembangan ekonomi masyarakat melalui usaha kecil menengah (UKM) bukan hanya dilakukan BPD Kaltim, tetapi juga BRI maupun Perbankan lain, termasuk koperasi.

Menurut dia, pengembangan usaha yang mudah dilakukan adalah dari sektor pertanian dalam arti luas atau pengembangan energi baru terbarukan, yakni memanfaatkan tanaman singkong.

“Untuk menyukseskan ini, saya berharap dibangun koperasi di masing-masing perdesaan maupun kelurahan. Caranya dengan memanfaatkan pelayanan izin usaha yang diterbitkan dengan waktu satu hari dan izin satu lembar dari masing-masing kecamatan dan diharapkan apabila sudah dibentuk koperasinya, wajib bekerjasama dengan Jamkrida,” jelasnya.

Dengan pengembangan UKM melalui kerjasama koperasi dan perbankan serta Jamkrida, gubernur mengajak agar semua pihak dapat bersama membangun ekonomi kerakyatan, melalui koperasi dan UMKM.

Menurut dia, peluang usaha di Kaltim sangat banyak. Karena itu, Dekopinwil Kaltim harus aktif mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan di daerah. “Mari bersama-sama membangun ekonomi masyarakat yang lebih baik ke depan melalui koperasi,” jelasnya. (jay/es/hmsprov).

////FOTO : Gubernur Awang Faroek Ishak bersama Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid dan jajaran BRI Banjarmasin. (johan/humasprovkaltim)

 

 

Berita Terkait
Government Public Relation