Gubernur Kukuhkan HIMNI Kaltim

 Masyarakat Jangan Takut Gunakan Teknologi Maju

 

SAMARINDA - Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia (HIMNI) cabang Kaltim, yang diketuai oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kaltim, Prof Dr Dwi Nugroho Hidayanto resmi dikukuhkan oleh Gubernur Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak, Selasa (24/11).

Dibentuknya HIMNI ini merupakan bentuk keseriusan dari Pemerintah Provinsi Kaltim, yang juga bekerja sama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Unmul untuk memanfaatkan teknologi maju (advanced technology), khususnya tenaga nuklir, dalam membangun Kaltim ke depan.

“Kaltim bisa menjadi daerah yang besar, salah satu yang bisa dilakukan adalah mengelola sumberdaya dengan baik. Tenaga nuklir yang merupakan advanced teknologi dapat dipergunakan untuk kepentingan banyak sektor, seperti pertanian, perkebunan, perikanan, serta peternakan. Karena itulah, kesejahteraan masyarakat dapat tercapai dengan dimanfaatkannya tenaga nuklir di Kaltim,” sebut Gubernur Awang Faroek Ishak selepas mengukuhkan anggota HIMNI Kaltim.

Gubernur juga menjelaskan investasi sebesar Rp 72 Triliun yang datang ke Kaltim, merupakan hasil dari usahanya dalam menerapkan penggunaan advanced technology. Proyek-proyek teknologi hasil kerjasama antara Kaltim dengan Republik Federasi Rusia akan segera dibangun. Meskipun demikian, kemajuan tersebut akan mustahil untuk berjalan apabila masyarakat Kaltim masih belum mengetahui cara pemanfaatan teknologi tersebut secara benar.

“Di sinilah tugas dari kita semua yang sudah memahami mengenai pentingnya teknologi nuklir dalam pembangunan daerah untuk meyakinkan masyarakat di sekitar kita bahwa penerapan teknologi ini murni untuk kemajuan masyarakat,” tegas Gubernur Kaltim tersebut.

Diakuinya memang rencana pembangunan ini tidak bisa terlaksana secara mendadak, tapi harus melalui proses perencanaan yang panjang. Karena itulah, pembangunan akan dibangun secara bertahap dan akan dilakukan pengkajian-pengkajian secara mendalam.

“Insya Allah dalam 5 tahun, hasil dari penerapan teknologi ini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat. Bahkan, perencanaan pembangunan PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) di Talisayan, sangat didukung oleh masyarakat sekitar. Karena itulah, saya ingatkan kepada seluruh masyarakat, jangan takut untuk menggunakan advanced technology, apalagi untuk kesejahteraan kita sendiri di masa yang akan datang,” sebutnya.

Acara pengukuhan ini juga disertai dengan seminar dan diskusi nasional bertajuk ‘Pemanfaatan Advanced Technology untuk Kemajuan Rakyat Kaltim’ yang diselenggarakan oleh Puslitbang Unmul bekerja sama dengan Balitbangda Kaltim. Seminar ini menghadirkan narasumber yang berkompeten dalam bidang teknologi nuklir, seperti Dr Ir Arnold Soetrisnanto yang merupakan Ketua Komisi Nuklir Dewan Riset Nasional dan Ketua HIMNI Kalbar Dr Netty Herawati. (aka/hmsprov)

//Foto: Gubernur Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak saat mengukuhkan kepengurusan HIMNI. (seno/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait