Gubernur: Pererat Persatuan, Tingkatkan Kewaspadaan


Silaturahmi Forkopinda Kaltim dengan Toga, Tomas dan Toda 

BALIKPAPAN - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengajak semua elemen masyarakat daerah ini untuk menjaga kedamaian, kerukunan, persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Karena dengan stabilitas keamanan dan kondusifitas yang terjaga, kita akan mampu menangkal setiap upaya memecah belah bangsa," kata Gubernur Awang Faroek pada Silaturahmi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Kaltim dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda serta kalangan media massa yang berlangsung di Aula Makodam VI Mulawarman Balikpapan, Rabu (23/11).

Gubernur juga  meminta kepada seluruh elemen masyarakat  untuk mewaspadai politik adu domba yang sengaja dimainkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memecah belah bangsa.  Awang sangat yakin, masyarakat Kaltim cinta kerukunan dan toleransi. Terlebih, di dalam ajaran agama apapun tidak dibenarkan melakukan tindakan-tindakan anarkis dan terorisme. 

"Oleh karena itu, semua kalangan saya minta tidak mengaitkan kejadian teror bom di Gereja Oikumene Sengkotek dengan sentimen keagamaan. Selain itu saya berharap kepolisian bisa mengusut  tuntas kasus ini secara profesional dan terukur," harap Awang.

Gubernur juga mengharapkan teror bom di Gereja Oikumene Sengkotek merupakan yang pertama dan yang terakhir. Menjadi tugas bersama warga Kaltim bersama aparat berwenang untuk terus menjaga kedamaian dan ketenangan Bumi Etam, serta menolak berbagai macam intervensi dari kelompok kepentingan yang ingin merusak keamanan Kaltim.

Selanjutnya, tugas, wewenang, kewajiban dan hak kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diatur dalam UU 23 Tahun 2014, salah satunya adalah memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat. Dalam kapasitas itu, Gubernur meminta para  bupati dan walikota di Kaltim agar mengimbau warganya untuk tidak ikut-ikutan menggelar aksi pada 25 Nopember dan 2 Desember mendatang.

"Kepada TNI/Polri, Forum Kebangsaan Kaltim, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan pemuda mari kita tingkatkan kewaspadaan. Pererat persatuan dan kesatuan demi Kaltim yang aman dan kondusif," kata Awang. 

Acara dihadiri Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Johny L Tobing, Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda Kaltim dan Kaltara. (mar/sul/humasprov)

Berita Terkait