Gubernur: Peserta PPAN adalah Duta Bangsa

Seleksi Peserta Program PPAN 2015

 

SAMARINDA – Gubernur H Awang Faroek Ishak mengemukakan para peserta program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) asal Kaltim merupakan duta bangsa terutama dalam meningkatkan jalinan hubungan harmonis antarnegara.

Hal tersebut dikemukakan Gubernur Kaltim dalam sambutan tertulis yang disampaikan Asisten Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim H Bere Ali pada Seleksi Peserta Program PPAN di Kaltim Tahun 2015 di Aula Kwarda Gerakan Pramuka Kaltim, Senin (1/6).

“Peserta PPAN yang mewakili Kaltim menjadi duta-duta yang akan mempererat hubungan antar negara sekaligus memperluas wawasan pengetahuan tentang budaya dan kehidupan masyarakat di berbagai negara,” katanya.

Melalui program PPAN akan dapat dijalin persahabatan dan saling pengertian antar bangsa, saling mengenal lebih dekat tentang kebudayaan, adat istiadat, sosial ekonomi dan kemajuan pembangunan di antara negara -negara yang terjalin kerjasama.

Bagi Kaltim, program PPAN sangat penting dan perlu diikuti para pelajar dan mahasiswa. Utamanya dalam upaya menambah ilmu pengetahuan dan membuka wawasan tentang negara luar.

Selain itu, selama mengikuti program PPAN hendaknya para pelajar maupun mahasiswa peserta harus memperkenalkan potensi dan keunggulan Indonesia terkhusus Kaltim yang memiliki berbagai potensi baik pariwisata, investasi maupun keunggulan lainnya.

“Program PPAN untuk mempersiapkan pemuda yang terbaik Kaltim, sekaligus meningkatkan kesadaran serta motivasi generasi muda sebagai kader pemimpin bangsa yang mampu bertanggung jawab terhadap kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim H Fachruddin Djaprie menyebutkan program PPAN tahun ini dilakukan enam negara yakni Indonesia, China (Tiongkok), Australia, Jepang dan Korea Selatan serta India.

“Seleksi peserta PPAN ini diikuti 105 orang dan nantinya akan dipilih peserta terbaik untuk masing-masing negara satu orang, sehingga pemuda perwakilan dari Kaltim berjumlah lima orang,” sebut Fachruddin Djaprie.

Seleksi peserta program Pertukaran Pemuda Antar Negara terdiri dari pemuda dari organisasi kepemudaan, mahasiswa dan karang taruna. Kegiatan dilaksanakan selama empat hari (1-4 Mei) dengan tim seleksi dari Kanwil Kemenag Kaltim, UPT Balai Bahasa Unmul, BPPKB dan Dinas Pariwisata Kaltim. (yans/sul/es/hmsprov).

   

Berita Terkait