Investasi Kaltim Capai Rp31,7 Triliun

PMDN Kaltim Posisi Kedua Nasional

SAMARINDA – Secara keseluruhan investasi di Kaltim (tanpa Kaltara) hingga akhir 2013 mencapai Rp31,71 triliun atau terjadi peningkatan mencapai 4,03 persen dari realisasi investasi 2012, yakni Rp30,48 triliun.

Capaian realisasi investasi Kaltim tersebut terdiri dari realisasi PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) Rp18,411 triliun, sedangkan PMA (Penanaman Modal Asing) 1,385 juta USD  atau setara dengan Rp13,299 triliun.

“Walaupun terjadi peningkatan, namun realisasi investasi kita tidak mencapai target, yakni Rp31,71 triliun dari target Rp34,5 triliun,” jelas Kepala Badan Perijinan dan Penanaman Modal daerah Kaltim H Diddy Rusdiansyah di Pendopo Lamin Etam, Rabu (29/1).

Cukup membanggakan lanjutnya, dalam kegiatan PMDN Kaltim berada di posisi kedua nasional setelah Jawa Timur. Walaupun diakuinya, kondisi ini tidak diikuti dengan realisasi PMA yang berada di posisi ke-11 nasional.

Indikasi ini menunjukkan investasi dari kalangan dunia usaha berupa BUMN, BUMD dan badan usaha swasta nasional sudah mulai bergairah dalam memanfaatkan kekuatan daya beli masyarakat serta peluang usaha prospektif di Kaltim bagi badan usaha nasional.

Sementara posisi PMA berada di peringkat 11 nasional,  akibat realisasi investasi di sektor usaha smelter (industri pertambangan mineral logam) di beberapa daerah di Jawa terjadi peningkatan yang sangat tinggi.

“PMA kita stabil sementara di daerah Jawa dan Papua serta Banten termasuk Sulawesi terjadi peningkatan sangat tinggi khususnya berkaitan dengan kegiatan usaha smelter. Kaltim hingga saat ini masih daerah destinasi investasi,” ungkap Diddy.

Jumlah tenaga kerja formal yang terserap dari keseluruhan tambahan proyek PMDN maupun PMA mencapai 6.744 orang. Masing-masing PMDN mampu menyerap 2.453 tenaga kerja dan PMA terserap 4.291 pekerja, termasuk tenaga asing 61 orang.(yans/adv).

Foto: Diddy Rusdiansyah

Berita Terkait