Jadikan Destinasi Agro Wisata

* Gubernur Panen Buah di UPTD BBI Hortikultura

 

LOA JANAN – Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak pada Sabtu (9/2) sebelum mencanangkan Gerakan Tanam Buah Nusantara berkesempatan melakukan panen buah Duku dan Rambutan Binjai Prima di kawasan Agrowisata KM.40 Loa Janan milik UPTD Balai Benih Induk Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura Kaltim.

“Saya berharap agar kawasan seluas 35  hektar ini mampu menjadi destinasi wisata hortikultura di Kaltim. Di sini tersedia berbagai jenis tanaman dan buah-buahan lokal, sehingga masyarakat cukup hanya datang ke sini dan sudah dapat mengetahui bahkan menikmatinya,” ungkap Awang Faroek.

Menurut Awang, sekarang ini sudah sulit untuk menemukan tanaman maupun buah-buahan lokal khas Kaltim. Selain karena banyak yang mati sebab pengaruh iklim juga masyarakat tidak lagi menanamnya bahkan banyak kebun masyarakat dijual dan beralih fungsi.

Padahal lanjutnya,  tanaman dan buah-buahan lokal  saat ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Selain, kualitasnya baik bentuk maupun cita rasanya tidak kalah dengan buah-buahan impor yang didatangkan dari negara lain. Karenanya, melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura diharapkan mampu mengembangkan UPTD BBI Hortikutura ini agar menjadi kawasan wisata agro dan hortikultura di Kaltim selain mampu menghasilkan benih tanaman hortikultura unggul.

“Melalui UPTD ini saya menginginkan agar mampu menghasilkan bibit tanaman dan buah-buahan lokal yang unggul serta berkualitas. Kita dapat melakukannya sama seperti yang dilakukan Thailand maupun negara lainnya memiliki buah lokal yang berkualitas internasional,” harap Awang.

Selain itu, buah-buah lokal ini memiliki peluang dan pangsa pasar yang bagus sebab Pemprov telah mendukung pengembangan sentra dan pasar buah lokal, termasuk hotel maupun restoran-restoran harus menyajikan buah-buah khas Kaltim.

“Yakinlah masyarakat  apabila program pertanian dalam arti luas ini sukses yang didalamnya terdapat kegiatan tanaman pangan dan hortikultura mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat. Pertanian kita lakukan secara modern didukung teknologi dan peralatan yang memadai,” ujar Awang Faroek.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim H Ibrahim mengungkapkan kawasan UPTD Balai Benih Induk Hortikultura ini memiliki luas mencapai 35 hektar terdiri dari 15 hektar dimanfaatkan kebun induk dan 20 hektar untuk pengembangan berbagai tanaman dan buah Nusantara lainnya.

“Lokasi ini akan dimaksimalkan kemanfaatannya sehingga BBI Hortikultura mampu menjadi contoh sekaligus penghasil bibit buah unggul dan berkualitas. Keepan kita akan melakukan Gerakan KUAT (Kawasan Usaha Agriindustri Terpadu) khususnya mendukung pengembangan program rice and food estate di Kaltim,” jelas Ibrahim.

Ditambahkannya, hingga saat ini BBI Hortikultura telah mengembangkan berbagai produk-produk (bibit buah-buahan) ungulan lokal masuk diunggulan nasional. Misalnya, Durian Mawar dan Ligit dari Kutai Barat dan Durian Salisun Kutai Timur serta Cempedak Pisang Kepok serta Durian Lai Kayan.

Dalam Gerakan Tanam Buah Nusantara dan Panen Buah-Buahan Lokal di UPTD BBI Hortikultura Loa Janan, usai memanen Duku dan Rambutan Bijai Gubernur Awang Faroek berkesempatan menanam varietas Jeruk Borneo Prima.

Kegiatan dihadiri seluruh kepala SKPD  dilingkup Pemprov Kaltim dan seluruh jajaran Muspika Desa Batuah Kecamatan Loa Janan, Kapolsek dan Koramil Loa Janan.(yans/hmsprov)

Foto: BUAH UNGGUL. Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak panen buah duku. (masdiansyah/humasprov kaltim)

Berita Terkait