Kaltim Kembangkan Ekonomi Hijau

Pemanfaatan SDA Berwawasan Lingkngan

 

SAMARINDA -  Orientasi pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) Kaltim akan diubah dengan mengedepankan green economy (ekonomi hijau) yang menekankan pada pemanfaatan sumber daya alam secara maksimal dan ramah lingkungan.

“Kami terus mendorong meningkatkan pembangunan infrastruktur dan pertanian dalam arti luas  yang mengedepankan pada pelestarian lingkungan atau dengan kata lain Program Ekonomi Hijau,” kata Asisten Kesejahteraan Rakyat Setprov Kaltim, H Bere Ali saat mewakili Gubernur Kaltim pada Forum Wakil Rektor II Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia di Pendopo Lamin Etam, Sabtu (22/8).

Menurut dia, selama ini pembangunan ekonomi Kaltim masih mengandalkan dan didominasi hasil atau produksi pengelolaan SDA yang tidak terbarukan (unrenewable) serta tidak ramah lingkungan.

Walaupun sektor ini diakui memberikan angka yang besar bagi pembentukkan product domestic regional bruto (PDRB). Namun, masih minim dalam menyerapkan tenaga kerja,  selain masih rendahnya kemampuan dan keahlian masyarakat dalam kegiatan sektor tambang dan migas.

Karenanya, pemerintah daerah sangat mengandalkan Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda agar mampu membentuk serta menciptakan SDM yang andal serta unggul diberbagai bidang usaha.

Lebih penting lanjutnya, dukungan terhadap peningkatan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan formal mulai pendidikan dasar hingga perguruan tinggi maupun pendidikan informal yang diselenggarakan  masyarakat.

“Potensi SDA yang besar harus mampu dikelola lebih baik, optimal dan ramah lingkungan. Terutama dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat,” jelasnya.

Apalagi, program pembangunan dan pengembangan sektor pertanian dalam arti luas akan menjadi lokomotif ekonomi Kaltim mendatang. Maka, diperlukan ketersediaan tenaga-tenaga yang ahli dan andal di bidang pertanian.

“Program pembangunan prioritas daerah yang ditetapkan Gubernur Awang Faroek Ishak melalui pengembangan pertanian arti luas harus mampu diwujudkan dengan ketersediaan dan tercipta tenaga-tenaga andal di bidang pertanian oleh Unmul,” ungkap Bere Ali.(yans/sul/es/hmsprov).

///FOTO : Gubernur Awang Faroek Ishak menanam pohon sebagai bentuk dorongan kepada masyarakat untuk terus melestarikan alam, termasuk pemanfaatan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan atau dalam program ekonomi hijau.(dok/humasprov)

 

 

Berita Terkait