Memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Kaltim

140 Peserta ikuti  English Rally Championship 2015

SAMARINDA-Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim  Syafruddin Djaprie  mengatakan, Bahasa Inggris adalah bahasa yang banyak digunakan dalam hubungan dan pergaulan internasional, bahkan menjadi pengantar pelajaran dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Karena itu, penyelenggaraan English Rally Championship 2015 ini sangat penting digalakkan secara berkala. Kegiatan seperti ini  memberi makna penting dan strategis dalam upaya menggalakkan, menggairahkan, dan memajukan penggunaan Bahasa Inggris di Benua Etam," kata Fachruddin Djaprie mewakili Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, pada pembukaan Engglish Rally Championship 2015 memperebutkan piala bergilir Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak di Gedung Direktorat Politeknik Negeri Samarinda, Sabtu (14/3).

Fahruddin mengatakan, Pemprov Kaltim  memberikan apresiasi kepada panitia yang menyelenggarakan English Rally Championship 2015, karena tujuannya sangat jelas yaitu dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kreatifitas para pelajar dan mahasiswa serta masyarakat pada umumnya dalam berbahasa ingris.

"Semoga English Rally Championship  ini dapat dijadikan sebagai ajang kreatifitas bagi para peserta untuk terus berpacu meningkatkan kemampuan dan prestasinya dalam berbahasa Inggris," ujarnya.

Selain itu Fachruddin berharap  kegiatan ini dapat pula memberikan dampak yang lebih luas dalam pergaulan masyarakat. Karena kehidupan bangsa Indonesia saat ini dihadapkan pada tantangan dan kompetisi yang tidak ringan dengan bangsa-bangsa lain, khususnya dalam lingkup ASEAN, menyusul pemberlakuan perdagangan Masyarakat Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Community) 2015.   

"Diharapkan kegiatan tersebut dapat memberi dampak lebih luas di dalam pergaulan masyarakat. Sebab kehidupan bangsa Indonesia saat ini sedang dihadapkan pada tantangan dan kompetisi yang tidak ringan dengan bangsa lain di dunia," kata Fachruddin. 

Menurutnya, untuk bisa berkompetisi di berbagai bidang, maka para pelajar dan mahasiswa  harus  menguasai ilmu pengetahuan dan tekonologi (iptek). Selain itu, harus ditunjang kemampuan berbahasa Inggris yang baik sebagai media pengantarnya. Sebab itu, maka kegiatan semacam ini sangat baik sebagai media pembelajaran.

"Oleh karena itu, kepada seluruh peserta diimbau agar menjunjung tinggi nilai sportiviats dan kejujuran, sehingga prestasi yang dicapai lebih bermakna," imbuh Fachruddin. 

Sementera itu, Wakil Direktur III Politeknik Negeri Samarinda Erlin Nurba mengatakan, Politeknik (Poltek) Negeri Samarinda terus berupaya meningkatkan sumber daya manusia, tidak saja di lingkup Poltek tetapi juga diluar seperti pelaksanaan  kegiatan   English Rally Championship. Kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya dan diharapkan kegiatan ini bisa terselenggara dengan fairplay. Siapapun pemenangnya nanti bisa menjadi motivasi bagi peserta lain. 

"Kemenangan bukan segala-galanya, tetapi itu merupakan tantangan kedepan untuk bisa mencapai prestasi yang lebih baik. Bagi peserta yang belum berhasil, kiranya kegiatan ini bisa menjadi motivasi untuk lebih giat belajar, sehingga pada event yang akan datang bisa mencapai prestasi lebih baik," kata Erlin Nurba.  

Pembukaan English Rally Championship 2015, ditandai dengan penyerahan piala bergilir Gubernur Kaltim dari Fachruddin Djaprie kepada Wakil  Direktur III Politeknik Negeri Samarinda Erlin Nurba, kemudian dilanjutkan  dengan pengalungan tanda  peserta kepada perwakilan dari masing-masing sekolah. English Rally Championship 2015 dikuti 140 peserta dari 27 SMA, SMK dan MA se-Kaltim. Diselenggarakan sejak 14 Maret hingga 22 Maret, kejuaraan ini menggelar empat mata lomba, yakni cerdas cermat, news casting (membawa berita), speeling bee (mengeja kata), dan debate (debat). (mar/sul/hmsprov).

Berita Terkait
Pola Pikir Pegawai Harus Diubah
Pola Pikir Pegawai Harus Diubah

03 Februari 2017 Jam 00:00:00
Pemerintahan

Aparatur Kaltara Mulai Bekerja
Aparatur Kaltara Mulai Bekerja

29 Juli 2013 Jam 00:00:00
Pemerintahan