Pekebun Dilatih Menggunakan Alsinbun


SAMARINDA - Guna meningkatkan produksi dan produktivitas komoditi perkebunan, Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim menggelar pelatihan budidaya tanaman dan penggunaan alat mesin perkebunan (Alsinbun) Kakao, yang berlangsung enam hari sejak 25-30 Mei diikuti 60 petani kakao dari Kecamatan Biatan Kabupaten Berau dan Kecamatan Karangan Kabupaten Kutai Timur.

Kepala Disbun Kaltim, diwakili Kepala Bidang Produksi H Sukardi mengatakan produksi dan produktivitas komoditi kakao di Kaltim masih rendah.  Hal itu disebabkan minimnya pengetahuan petani mengenai budidaya tanaman dan penggunaan Alsinbun yang benar dan baik, sehingga perlu upaya peningkatan produksi dan produktivitas tanaman kakao.

Dijelaskan, pelatihan lebih ditekankan pada teknik budidaya dan penggunaan Alsinbun untuk membuat pupuk kompos dari  limbah kulit buah yang tersedia di kebun petani sehingga membantu meningkatkan produksi dan produktivitas kakao.

”Kami berharap petani kakao mampu melakukan budidaya Kakao yang benar dan baik sehingga produksi dan produktivitas kakao petani meningkat. Sehingga  Juga, meningkatkan pendapatan dan taraf hidup petani,” jelasnya.

Pelatihan ini dibimbing Fitria Yuliasmara dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (P2K2) Jember dan Farid Rakhmad Abadi dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kaltim.

Ditambahkan, luas areal komoditi kakao  di Kaltim hingga 2015 mencapai 8.197 hektare dengan produksi  3.948 ton biji kakao. Sedangkan tenaga kerja yang terlibat mencapai 6.992 Kepala Keluarga.(yans/humasprov).

Berita Terkait