Pemuda Harus Berperan Sebagai Pelopor

Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Kaltim

SAMARINDA - Secara Nasional, pemerintah berharap akan lahir pemuda Indonesia yang berakhlak mulia, sehat, tangguh, cerdas, mandiri dan profesional, sehingga mereka dapat berperan secara maksimal sebagai penggerak, pelopor dan pemimpin sesuai bidang yang ditekuni.

"Berdasarkan Undang Undang Dasar Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan Pasal 4 menegaskan bahwa pembangunan kepemudaan dilaksanakan dalam bentuk pelayanan kepemudaan. Untuk itu pelayanan kepemudaan perlu dipersiapkan secara matang, sistematis, berkesinambungan dan dilaksanakan bertanggung jawab," kata Asisten Admimnistrasi Umum Setdaprov Kaltim Dr Meiliana mewakili Guberur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak pada pembukaan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) Pemuda Muhammadiyah Kaltim yang berlangsung di Gedung Awang Faroek Institute, Kamis (14/4).

Ditambahkan, pemerintah daerah  terus melakukan dukungan dengan memberikan fasilitas, baik  kepada  masyarakat dan organisasi kepemudaan melalui pendidikan, pelatihan, pengkaderan, pembimbingan, pendampingan dan kepemimpinan pemuda.

"Saya memberi apresiasi yang tinggi Pemuda Muhammadiyah Kaltim yang menggelar Rapim ini," kata Meiliana.

Menurut dia, Rapimwil Pemuda Muhammadiyah ini sangat penting, utamanya dalam rangka memberikan pemikiran positif yang membangun untuk menjawab permasalahan bangsa, di samping sebagai media pengkaderan dan bekal kepemimpinan dalam berorganisasi dengan mengembangkan dan memberdayakan potensi diri.

"Secara khusus, saya menegaskan bahwa Rapimwil ini juga sangat penting dalam rangka menghadapi  permasalahan dan tantangan masa depan yang cukup berat," ujarnya.

Sebagai contoh, lanjut Meiliana, kehidupan pemuda Indonesia saat ini dalam bahaya yang ditandai dengan terkikisnya nilai-nilai moral dan ancaman Narkoba. Selain itu, dewasa ini sebagian pemuda lebih sibuk dengan dirinya sendiri, mementingkan diri sendiri dan kurang peduli pada lingkungan sekitar.

"Dengan kondisi demikian kita bertanya, bagaimana pemuda bisa atau mampu berkembang dan berdaya saing dalam era globalisasi ini," tanya Meiliana.

Meiliana  mengatakan, Pemprov Kaltim juga mengakui, keberadaan Pemuda Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi kepemudaan terbesar, telah memberikan sumbangsih yang besar terhadap pembangunan dan pembinaan generasi muda di daerah ini.

"Berbagai program kegiatan yang telah dilakukan diharapkan dapat memberikan andil yang cukup besar terhadap kemajuan pemuda dan masyarakat Kaltim pada umumnya," ujarnya.

Ditambahkan, dengan momentum dilaksanakannya Rapimwil ini,   kepada Pemuda Muhammadiyah Kaltim untuk merapatkan barisan dan bahu membahu bersama segenap komponen masyarakat untuk secara terus menerus mengoptimalkan fungsi dan peran Muhammadiyah untuk pembangunan Kaltim demi kejayaan dan syiar Islam serta kesejahteraan masyarakat.    

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kaltim Rasman Rading  mengatakan, Rapimwil Pemuda Muhammadiyah yang dilakukan merupakan rangkaian dari roda organisasi pemuda Muhmmadiyah menjalankan tugas dan fungsinya dalam pelaksanaan dan perkembangan pimpinan wilayah pemuda Muhmmadiyah Kaltim sekaligus perkembangan PD PM se-Kaltim.

"Rapimwil juga  akan memilih dan menetapkan panitia pemilihan pimpinan wilayah periode 2015-2019," kata Rasman. (mar/sul/es/hmsprov).

Berita Terkait
Government Public Relation