Peresmian RS Pratama dan 1.000 Rumah

 

Peresmian RS Pratama dan 1.000 Rumah

           

BALIKPAPAN – Semangat yang berbeda dirasakan dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-107 Tahun 2015, khususnya pembangunan yang pro rakyat dimana program pemenuhan infrastruktur dasar masyarakat Kaltim akan terpenuhi secara bertahap.

Diantaranya, dalam rangkaian Harkitnas yang digelar Pemerintah Provinsi Kaltim dan dipusatkan di Kilometer (KM) 13 (bundaran jalan tol Samarinda-Balikpapan) yang dihadiri Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara yakni peresmian Rumah Sakit (RS) Pratama.

Dua dari tujuh RS pratama yang dibangun Pemprov Kaltim melalui Dinas Kesehatan Kaltim akan diresmikan tersebut adalah RS pratama di Kecamatan Talisayan Kabupaten Berau dan Kecamatan Sangkulirang di Kabupaten Kutai Timur.

Semenrara itu lima RS pratama lainnya masih dalam proses pembangunan yakni dua di wilayah perbatasan Kalimantan Utara.  Masing-masing RS Pratama di Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan dan Kecamatan Long Ampung Kabupaten Malinau.

Sedangkan tiga rumah sakit pratama lainnya terdapat di wilayah perbatasan dan daerah terpencil Kaltim. Yakni, Kecamatan Batu Engau Kabupaten Paser dan Kecamatan Ligang Bigung Kabupaten Kutai Barat serta Kecamatan Long Bagun Kabupaten Mahakam Ulu.

“Kita sudah berkomitmen memberikan pemenuhan atas kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pelayanan kesehatan seperti pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) 24 jam serta rumah sakit pratama yang menggunakan dana APBD Kaltim 2014,” kata Gubernur Awang Faroek Ishak usai menghadiri gladi bersih upacara peringatan Harkitnas ke-107 Tahun 2015 di KM.13 Jalan Tol Samarinda-Balikpapan, Selasa (19/5).

Pembangunan sarana dan fasilitas kesehatan berupa Puskesmas 24 jam maupun rumah sakit pratama di kawasan perbatasan, pedalaman dan daerah terpencil sesuai dengan nawacita pembangunan yang ditetapkan Presiden Joko Widodo.

Dalam nawacita tersebut memuat keinginan pemerintah untuk melakukan pembangunan yang dimulai dari daerah pinggiran. Dalam hal ini daerah atau kawasan pinggiran adalah kawasan perbatasan, pedalaman dan daerah terpencil.

Pembangunan sarana dan parasaran kesehatan  berupa rumah sakit maupun Puskesmas sebagaibagian upaya pemerintah untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.

Selain itu, pada peringatan Harkitnas tahun ini dilakukan pencanangan pembangunan 1.000 rumah di Kaltim yang merupakan bagian dari program Satu Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Jokowi secara nasional. Pembangunan di Kaltim dimulai di Komplek Perumahan Bukit Batakan Permai Balikpapan.

Menurut Gubernur Awang Faroek, pencanangan 1.000 rumah dari Satu Juta Rumah oleh Jokowi merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memenuhi kebutuhan papan masyarakat dengan menyediakan rumah layak huni.

“Kami sudah bertekad untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara bertahap seperti sandang, pangan dan papan. Masyarakat yang sejahtera adalah masyarakat yang memiliki taraf hidup yang memadai termasuk tempat tinggal yang layak,” ujar Awang.(yans/sul/es/hmsprov)

Berita Terkait
Government Public Relation