10 Pelajar SKOI Wakili Indonesia di Asian Games

Atlet SKOI Kaltim bersama Gubernur. (dok/humasprov)

 

SAMARINDA - Sedikitnya 13 pelajar Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim masuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) persiapan Asian Games XVIII Indonesia yang dipusatkan di Jakarta dan Palembang tahun ini. Dari 13 atlet pelajar SKOI yang mengikuti Pelatnas itu 10 atlet dipastikan mewakili Indonesia di Asian Games. Sedangkan tiga atlet lainnya masih berjuang untuk lolos mewakili Indonesia di pesta olahraga terakbar di Asia tersebut.

 

Adapun 10 atlet yang lolos, yaitu Ashar Ramadhan dari cabor gulat, Nenni Marlini dari layar/selancar, Nugie Triwira  dari layar, Habibie Wahid dari tenis meja, Yaisha Putri Yasandi dari squash, Nur Anisa Apriliani dari sepatu roda, Sadli Septiansyah dan Alfandi Adi Suryo dari hockey, Iqbal Candra Pratama dari pencak silat dan Gebhy Novita dari cabor anggar. Sedangkan yang masih berjuang untuk lolos, yaitu Sukma Intan untuk sepatu roda, Nur Fatin Syafika untuk layar dan Farah Asima untuk cabor layar.

 

"Kita sangat bersyukur, atlet binaan SKOI Kaltim mampu menembus level internasional, yaitu Asian Games," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Syirajuddin didampingi Kepala UPTD SKOI Kaltim Agustianur di Kantor Dispora Kaltim, Senin (2/4). Hasil tersebut, membuktikan atlet muda Kaltim mampu bersaing di tingkat nasional menuju prestasi internasional demi bangsa dan negara. 

 

Semua ini, lanjut Syirajuddin tidak lepas adanya semangat yang dibangun seluruh pelatih maupun guru serta pembinaan yang ada di SKOI, sehingga anak-anak SKOI berhasil lolos menuju Asian Games tahun ini. "Pemprov Kaltim berharap apa yang telah dibangun dan diberikan para pelatih maupun guru serta pembina SKOI dapat memberikan semangat para atlet meraih prestasi yang lebih baik untuk negara ini," jelasnya.

 

Kepala UPTD SKOI Kaltim Agustianur mengatakan, apa yang dicapai para atlet tidak lain berkat perhatian Pemprov Kaltim dalam memberikan sarana dan prasarana yang sangat memadai di Kampus SKOI maupun eks PON Stadion Utama Palaran Kaltim. Di mana, eks PON menjadi salah satu bagian penting dalam menunjang prestasi anak-anak SKOI. "Alhamdulillah, kami bersyukur diberikan kemudahan untuk memanfaatkan eks PON ini. Semoga dengan sarana tersebut memberikan semangat atlet SKOI untuk berlatih dan meraih prestasi yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional," jelasnya. Asian Games XVIII Jakarta-Palembang akan dimulai sejak 18 Agustus hingga  September 2018. (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait