100 Karena OTG

Ist

Jumat (19/6/2020) terjadi penambahan signifikan kasus positif Covid-19 sebanyak 19 pasien. Dampaknya, jumlah pasien dirawat yang sebelumnya sudah berada di bawah angka 100, yakni 91 orang, kemarin kembali bertambah, menjadi genap 100 orang. Mengapa bisa persis 100 pasien, karena pada hari yang sama terdapat penambahan 3 pasien sembuh dan 1 pasien meninggal dunia.

"Seratus itu nilai sempurna. Tapi 100 yang ini justru kurang baik. Karena, kemarin sudah tinggal  91 yang dirawat, ini malah jadi 100 lagi," keluh Nazrin, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Sabtu (20/6/2020).

Mirisnya lagi, karena 19 tambahan kasus positif itu justru didominasi oleh orang tanpa gejala (OTG). Dari 19 kasus positif Covid-19 kemarin, 18 orang di antaranya adalah OTG. Sedangkan satu pasien positif adalah orang dalam pemantauan (ODP) yang sebelumnya memang sedang dalam perawatan di RSUD Kudungga, Sangatta, Kutai Timur.

Penambahan kasus pada Jumat kemarin, harus kembali menjadi perhatian masyarakat. Bahwa virus corona bisa menyerang siapa saja,  dimana pun. Bahkan orang-orang yang sebelumnya terlihat baik-baik saja, tanpa gejala, ternyata bisa positif Covid-19.

"Sekali lagi kami ingatkan, lebih baik kita mencegah daripada harus berhari-hari berada dalam karantina, apalagi perawatan," pesan Nazrin yang juga mendapat  amanah menjadi Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim itu.

Pencegahan terbaik itu melindungi diri menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak (physical distancing) dan menghindari kerumunan massa. Serta konsumsi gizi yang seimbang.

"Dengan rajin melindungi diri kita, maka secara langsung kita juga sudah ikut melindungi orang lain," tambah Nazrin.

Sebaliknya, bila kita kerap mengabaikan protokol kesehatan, maka kemungkinan terpapar semakin besar, termasuk  kasus-kasus positif Covid-19 yang berasal dari OTG akan semakin tinggi. "Semoga jangan ada lagi," tutupnya. (sul)

Berita Terkait