119 Siswa SMK Pelayaran Ikuti DPM

Kadishub Kaltim Salman Lumoindong ketika melepas pelajar SMK Negeri Pelayaran. (norjaya/humasprov kaltim)

SAMARINDA - Sebanyaik 119 pelajar SMK Pelayaran se-Kaltim mengikuti pendidikan dan pelatihan pemberdayaan masyarakat (DPM) yang dilaksanakan Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) di Barombong Makassar.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim Salman Lumoindong mengatakan dari 119 peserta termasuk diikuti pelajar SMK Negeri Pelayaran Samarinda sebanyak 38 orang. "Peserta ada dari Samarinda, Bontang, Balikpapan, PPU dan Kukar," kata Salman Lumoindong usai melepas peserta DPM di Kantor Dishub Kaltim, Kamis (1/11).

Peserta akan menjalani pelatihan selama 10 hari sejak hari ini. Adapun biaya pelaksanaan ditanggung oleh BP2IP Barombong Makassar. Tujuan dari pelatihan ini adalah mencetak pelaut yang memiliki kompetensi Internasional Maritime Organization (IMO). "Setelah mengikuti pelatihan, peserta akan menerima sertifikat Basic safety training (BST), Security Awareness Training (SAT) dan Advanced Fire fighting (AFF)," jelasnya.

Melalui pelatihan ini diharapkan peserta bisa menjadi pelaut yang berkualitas dan bersaing dengan lulusan pelayaran dari provinsi lain secara nasional maupun internasional.

Artinya, peserta setelah mengikuti pelatihan diharapkan bisa bekerja di kapal pelayaran secara nasional maupun internasional. "Yang jelas, diklat ini penting diikuti untuk menambah pengetahuan pelajar kita. Sehingga mereka siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional, ketika lulus sekolah nanti," jelasnya. Seluruh peserta diberangkatkan via Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. (jay/sul/ri/humasprov kaltim)

Berita Terkait