12 Pemuda Wakili Kaltim di JPI 2019

Bere Ali pada acara JPD VIII Kaltim di Bontang (jaya/humasprovkaltim)

BONTANG - Terhitung 12 pemuda terbaik Kaltim menjadi duta pada Jambore Pemuda Indonesia (JPI) 2019. Perwakilan JPI asal Kaltim tersebut terpilih hasil dari Jambore Pemuda Daerah (JPD) VIII yang digelar sejak 3-7 Maret 2019 di Kota Bontang.

Asisten Administrasi Umum Setprov Kaltim H Bere Ali mengatakan mereka yang terpilih sebagai wakil Kaltim pada JPI nanti membawa nama baik daerah dan mampu mempromosikan potensi Benua Etam.

Diakuinya, seleksi yang dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim dalam rangka menuju JPI 2019 melalui JPD VIII bukan seremonial biasa. "Tetapi, bagaimana mencari kader-kader pemuda yang berkualitas, sehingga mampu membawa nama baik daerah di tingkat nasional bahkan internasional," katanya ketika membuka JPD VIII Kaltim di Bontang, Senin (4/3/2019).

Dikemukakannya, pemuda yang terpilih hasil seleksi berdasarkan penilaian dari dewan juri yang profesional. Penilaian dilakukan Dinas Pariwisata Kaltim, Balai Bahasa Unmul, Purna Prakarya Muda Indonesia Kaltim, IAIN Samarinda, RSUD AWS Samarinda dan perwakilan Kemenpora.

Bere mengingatkan peserta terpilih untuk tidak berpuas diri sebaliknya harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya sehingga bisa tampil maksimal pada JPI di Kabupaten Minahasa Oktober mendatang. "Kita berharapkan peserta inilah yang terbaik. Mereka harus terus menambah pengetahuan dan wawasan sebelum pelaksanaan nanti," harapnya.

Sementara Kepala Dispora Muhamad Syirajudin didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Agus Tianur ketika penutupan JPD VIII 2019 mengatakan, JPD Kaltim tahun ini dipusat di Lembah Hijau Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan.

Diungkapkannya, peserta yang mengikuti JPD 2019 selain mengikuti tes wawancara, juga menjalani tes tertulis dan selalu dimonitor kesehariannya selama mengikuti JPD. "Sekitar 51 peserta yang bisa mengikuti kegiatan JPD tahun ini berasal dari sembilan kabupaten dan kota se-Kaltim kecuali Penajam Paser Utara," jelasnya.

Pembukaan dan penutupan dihadiri Walikota Bontang Neni Moerniaeni dan Kepala Disporapar Kota Bontang Bambang Cipto Mulyono. (jay/her/yans/fat/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation