2015 One Man Five Trees Terus Berlanjut

2015 One Man Five Trees Terus Berlanjut

 

SAMARINDA -  Program Kaltim Green (Kaltim Hijau) yang dicanangkan   Gubernur Kaltim Dr H Awamg Faroek Ishak dengan gerakan "One Man Five Trees" (Omfit) sejak 2010 lalu akan tetap dilanjutkan pada 2015 ini. Melalui dukungan seluruh instansi terkait, Pemprov Kaltim akan terus  melanjutkan upaya mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan.

Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltim Chairil Anwar menjelaskan  sejak 2011 hingga November 2014, telah direalisasikan kegiatan penanaman pohon 193.413.322 bibit pohon di seluruh wilayah Kaltim.

"Jumlah tersebut merupakan hasil dari pelaksanaan Omfit di seluruh wilayah Kaltim, baik yang dilakukan oleh seluruh pihak, mulai dari pemprov, kabupaten/kota, swasta, TNI/Polri, pelajar dan mahasiswa serta ormas maupun LSM. Kaltim Hijau sudah menjadi tujuan bersama seluruh masyarakat, sehingga mendapat dukungan dari semua pihak," kata Chairil Anwar, belum lama ini. 

Chairil menambahkan,  kegiatan penanaman pohon tersebut dilaksanakan pada dua sektor, yaitu sektor kehutanan dan sektor non kehutanan. Untuk sektor kehutanan telah tertanam sebanyak 147.374.223 batang pohon melalui kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) APBN, RHL APBD provinsi dan kabupaten/kota, Kebun Bibit Rakyat (KBR), reklamasi eks tambang dan hutan kota.

Selanjutnya penghijauan lingkungan, Hutan Tanaman Industri (HTI), Hutan Tanam Rakyat (HTR), TNI Manunggal Reboisasi, penanaman kanan kiri jalan di HPH, penanaman tanah kosong dan lahan tidak produktif di HPH.

Sedangkan sektor non kehutanan sudah tertanam sebanyak 46.039.099 batang pohon melalui kegiatan pengembangan pohon seperti  pohon trembesi, tanaman karet, tanaman hortikultura, penanaman pohon jalan tol, waduk, Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon Organisasi Wanita.

Sementara kegiatan yang dilakukan  jajaran Korem 091/ASN,  jajaran Polda, serta  kegiatan lain yang dilakukan oleh  CSR BUMD/BUMN, BUMD, Gerakan Bhakti Pemuda Penghijauan (GBPP), Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2011-2014, penanaman oleh SKPD, siswa/mahasiswa dan LSM.

Chairil menjelaskan, untuk kegiatan Dishut melalui sumber dana APBD Kaltim 2014 telah direalisasikan kegiatan arboretum (pengoleksian pohon jenis asli Kalimantan) di Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto seluas 20 hektare, pengkayaan vegetatif di Tahura Bukir Soeharto seluas 85 hektare dan konvensasi untuk jalan tol seluas 63,14 hektare di Daerah Aliran Sungai (DAS) Manggar.

"Pemeliharaan terhadap pohon yang telah kita tanam terus dilakukan oleh tim yang dibentuk Dishut. Jika ada yang mati, akan diganti dengan bibit tanaman/pohon yang baru, sehingga lahan yang ada tersebut tidak  sempat  gersang  dan tetap hijau," ucap Chairil (umr/sul/hmsprov)

Berita Terkait