2.359 Lowongan Kerja di Job Market Fair 2016


SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kaltim mengimbau perusahaan membuka lowongan bagi pencari kerja dengan nol pengalaman kerja. Imbauan pemerintah itu disampaikan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setprov Kaltim H Ichwansyah saat mewakili Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak membuka Pameran Bursa Kerja atau Job Market Fair (JMF) 2016 di GOR Stadion Madya Sempaja Samarinda, Selasa (2/8).

Menurut dia, perusahaan harus memberi kesempatan bagi pencari kerja dengan pengalaman kerja nol tahun agar mampu menyerap lulusan pendidikan baik SMA/SMK maupun perguruan tinggi.

“Soal pembatasan masa kerja itu sebenarnya bukan menjadi syarat tapi kita mengimbau supaya masing-masing perusahaan memberi kesempatan bagi pekerja nol tahun,” katanya. Pemberlakuan ini lanjut dia, sangat penting terutama untuk memberikan kesempatan bagi pekerja nol tahun agar bisa memperoleh pekerjaan.

Selanjutnya, pihak perusahaan bisa melatih pekerja nol tahun itu guna meningkatkan dan menambah keahlian dan keterampilan kerja sesuai yang diperlukan perusahaan. Apalagi ujarnya, saat ini pemerintah terus berupaya mengurangi angka pengangguran dari lulusan SMA/SMK maupun perguruan tinggi yang terus bertambah jumlahnya.

“Harapan kita melalui kebijakan perusahaan menerima pekerja nol tahun maka lulusan sekolah maupun perguruan tinggi bisa terserap di pasar kerja. Karena setiap tahun selalu ada lulusan sekolah maupun perguruan tinggi yang jumlahnya cukup besar,” jelas Ichwansyah.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltim H Fathul Halim mengemukakan penyelenggaraan JMF kali ini diikuti 76 perusahaan dengan 339 jabatan dan  2.359 lowongan pekerjaan.

“Lowongan pekerjaan sebanyak  2.359  yang dibutuhkan berdasarkan tingkat pendidikan S1 (sarjana) sebanyak 574 lowongan, pendidikan Diploma sebanyak 499 lowongan, pendidikan SLTA sebanyak 1.255 lowongan, pendidikan SLTP dengan 10 lowongan dan pendidikan SD 36 lowongan,” jelas Fathul Halim. Pameran Bursa Kerja yang diselenggarakan Disnakertrans Kaltim dilaksanakan selama tiga hari, 2-4 Agustus 2016. (yans/sul/es/humasprov)

Berita Terkait