24 Pasien Operasi Bibir Sumbing Gratis

SAMARINDA- Sedikitnya 24 pasien mendapatkan pelayanan operasi bibir sumbing secara gratis yang ditanggung Pemprov Kaltim melalui Badan Umum Layanan Daerah (BLUD) RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) yang berasal dari berbagai daerah se Kaltim, antara lain Paser, PPU, Bontang, Kukar dan Kutai Timur.

 

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengaku bangga atas penyelenggaraan bakti sosial operasi bibir sumbing yang dilaksanakan RSUD AWS. Apalagi, operasi tersebut dilakukan oleh dokter dari Rumah Sakit AWS.

“Kita bangga karena dokter spesialis dari rumah sakit ini yang melaksanakan operasi tersebut. Ini menandakan kualitas rumah sakit AWS semakin baik. Wajar jika rumah sakit ini sudah diakui sebagai rumah sakit rujuk ke 16 di Indonesia,” kata Awang Faroek Ishak saat memberikan sambutan dihadapan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa ketika bakti sosial operasi bibir sumbing di Ruang Rembulan RSUD AWS, Sabtu (27/2).

Awang mengatakan selain operasi bibir sumbing, RSUD AWS juga telah bisa melaksanakan operasi jantung dan dilakukan oleh dokter dari rumah sakit ini. Bahkan, RSUD AWS kini sedang menuju pelayanan instalasi radioterapi untuk penyakit kanker. Termasuk untuk pelayanan penanganan pasien yang terkena penyakit stroke.

Peralatan utama di intalasi ini adalah radioterapi dengan system Linear Accelerator (Linac). Teknologi ini adalah yang paling canggih dan terbaru. Instalasi radioterapi akan memudahkan pengobatan penderita kanker tak hanya di Kaltim tetapi di Pulau Kalimantan.

“Dengan kondisi tersebut. Harapan kita ke depan, rumah sakit binaan Pemerintah Daerah dapat memberikan pelayanan berkelas dunia,” jelasnya.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemprov Kaltim, karena mampu memberikan alokasi anggaran di bidang kesehatan sebesar 10 persen dari alokasi ABPD Provinsi.

“Sesuai Undang-Undang tentang kesehatan, mewajibkan setiap pemerintah, mulai Pusat, Provinsi hingga Kabupaten/Kota dapat mengalokasikan APBD sebesar 5 persen. Tetapi saya sangat bangga Kaltim mampu memberikan alokasi APBD sebesar 10 persen untuk program pelayanan kesehatan di daerah. Ini luar biasa,” jelasnya.

Dirut RSUD AWS dr Rachim Dinata Marsidi mengatakan kegiatan tersebut bagaian dari program Coorporate Social Responsibility (CSR) rumah sakit yang merupakan BLUD Pemerintah Daerah dan memperingati HUT ke 59 Provinsi Kaltim.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan. Dengan tujuan dapat membantu masyarakat Kaltim, khususnya yang menderita bibir sumbing. Untuk diketahui, peserta yang mengikuti operasi ini sebelumnya telah dirawat inap sejak Kamis 25 Februari 2016,” jelasnya.(jay/hmsprov)

Berita Terkait
Government Public Relation