28.000 Sapi untuk Upsus Siwab Kaltim

 

SAMARINDA – Dalam upaya percepatan pencapaian swasembada daging sapi nasional, maka pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian meluncurkan program Upaya Khusus (Upsus) Sapi Indukan Wajib Bunting (Siwab).

“Kaltim dalam program nasional ini mendapat target 28.000 ekor sapi betina produktif yang harus dibuntingi,” sebut Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Kaltim H Dadang Sudarya di Kantor Disnak Kaltim, Kamis (17/11).

Pola pembuntingan sapi-sapi betina produktif tersebut ujarnya, melalui dua cara yakni intensifikasi kawin alam (inka) dan kawin suntik atau inseminasi buatan (IB).

Sehingga, sapi Upsus Siwab sebanyak 28.000 ekor itu masing-masing dengan sistem kawin secara alami sebanyak 13.950 sapi sedangkan pola IB sekitar 14.050 ekor.

Dadang menjelaskan program Upsus Siwab di Kaltim telah dicanangkan Gubernur Awang Faroek Ishak saat kunjungan kerja di Desa Petangis Kecamatan Batu Engau Paser.

Sedangkan Kementerian Pertanian pada Selasa (15/11) telah melakukan IB serentak secara nasional dan ditarget minimal 100 sapi setiap provinsi melakukan IB.

“Kaltim saat itu melakukan IB bagi 106 ekor sapi indukan produktif. Tersebar di Paser, Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Berau serta Samarinda,” ujar Dadang.

Dia menambahkan program Upsus Siwab ini sangat sesuai dengan upaya Pemprov Kaltim untuk mewujudkan Dua Juta Sapi dan diharapkan pola ini mampu mempercepat populasi sapi di daerah. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait