30 Petani Dilatih Budidaya Kakao

30 Petani Dilatih Budidaya Kakao

 

SAMARINDA – Meningkatkan produksi dan produktivitas komoditi Kakao di daerah, Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim memberikan pelatihan budidaya Kakao kepada 30 petani di Kecamatan Karangan Kabupaten Kutai Timur.

Kepala Bidang Produksi Disbun Kaltim Sukardi mengungkapkan produksi dan produktivitas komoditi kakao di Kaltim masih rendah. “Karena itu kita memberikan pelatihan kepada 30 petani, terkait soal budidaya kakao selama dua hari,” ujarnya, Rabu (28/5).

Rendahnya  produksi dan produktivitas Kakao disebabkan minimnya pengetahuan petani mengenai teknik budidaya yang benar dan baik, sehingga perlu upaya peningkatan produksi dan produktivitas komoditi tersebut,  salah satunya melalui pelatihan.

Selama pelatihan ini para petani lebih ditekankan terhadap pentingnya teknik budidaya kakao yang disesuaikan dengan kondisi alam terlebih upaya pencegahan serta penanganan maupun antisipasi terhadap gangguan penyakit terhadap tanaman.

Melalui pelatihan ini akan terbentuk petani yang memiliki pengetahuan lebih serta keterampilan terhadap pola tanam dan tata cara pemeliharaan tanaman, sehingga selain tanaman tumbuh baik dan subur juga berproduksi tinggi

“Kami berharap melalui pelatihan ini para petani mampu  melakukan budidaya kakao  secara tepat dan tanaman terpelihara baik. Selain meningkatkan produksi dan produktivitas juga mampu meningkatkan pendapatan dan taraf hidup petani,” jelas Sukardi.

Sukardi menyebutkan hingga 2013,  luas areal tanaman komoditi kakao mencapai 10.999 hektare yang tersebar hampir di seluruh wilayah Kaltim (tidak termasuk wilayah Kaltara) dengan produksi 6.193 ton biji kakao dengan tenaga kerja 8.540  kepala keluarga.(yans/es/hmsprov).

 

////FOTO :  Budidaya Kakao di Kaltim masih menjanjikan.(dok/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation