308 Sekolah di Kaltim Laksanakan Program Adiwiyata

SAMARINDA - Sedikitnya 308 dari 3.114 sekolah,  dari jenjang sekolah dasar (SD), SMP dan SMA sederajat se Kaltim telah menjalankan Program Adiwiyata. Artinya, masih ada 2.806 sekolah yang  belum melaksanakan program tersebut.

Program Adiwiyata dinilai bukan hanya sekedar untuk mendukung Pemerintah Daerah dalam mewujudkan pelestarian lingkungan, tetapi dapat memberikan manfaat kepada pelajar maupun guru.

Program ini bukan hanya sekedar pembinaan agar pelajar mencintai lingkungan hidup, tetapi memberikan pengajaran kepada siswa untuk hidup bersih dan sehat serta memberikan manfaat kepada guru agar menjadi orang yang berprestasi di sekolah.

“Dengan program ini akan membantu para guru untuk menerima sertifikasi guru. Karena memiliki kreatifitas dalam mendukung sekolah meraih prestasi,” kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kaltim Riza Indra Riadi dikonfirmasi di Kantor BLH Kaltim, Selasa (7/6).

Melalui Program Adiwiyata diharapkan siswa dan guru dapat manfaat. Dengan melaksanakan program tersebut diharapkan reward atau penghargaan bagi para siswa maupun guru dapat diberikan Pemerintah Kabupaten/Kota di Kaltim.

Menurut Riza baru Balikpapan dan Kutai Timur yang memberi penghargaan  kepada sekolah yang melaksanakan Program Adiwiyata. Tujuannya agar bagaimana ke depan sekolah-sekolah khususnya para guru berprestasi dapat berbagi pengetahuan agar sekolah yang lain dapat melaksanakan program yang sama.

“Selain mendukung prestasi sekolah, program ini memberikan banyak manfaat bagi para pelajar. Misal, dari program ini mengajarkan para pelajar untuk mengetahui obat-obatan alami dari tumbuh-tumbuhan dengan apotek hidup yang dibangun sekolah. Misalnya tumbuhan kunyit berfungsi bumbu memasak, obat pilek dan batuk,” jelasnya.(jay/es/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation