38.508 Peserta Ikuti UN SMA Sederajat se-Kaltim

Gubernur Awang Faroek saat menin jau UN tahun lalu. (dok/humasprov)

 

SAMARINDA - Sedikitnya 38.508 peserta ikuti Ujian Nasional (UN), baik yang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) jenjang SMA sederajat se Kaltim. UN dimulai sejak 2-12 April 2018 diikuti 501 sekolah, terdiri dari 318 sekolah yang menggelar UNBK dan 183 menggelar UNKP. 

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim Dayang Budiati mengatakan ujian dimulai dengan diikuti peserta dari jenjang SMK pada 2-5 April 2018. Kemudian jenjang SMA dan MA pada 9-12 April 2018. "Kita berharap anak-anak semua bisa menjawab. Ujian ini adalah hal yang biasa dilakukan para peserta. Hanya saja, yang berbeda pada saat UN pengawasan dilakukan guru-guru dari sekolah lain, sehingga anak-anak memang harus tertib," kata Dayang Budiati, Minggu (1/4).

 

Dayang meminta agar setiap orang tua untuk terus memberikan semangat kepada anak-anak mereka. Karena, nilai dari ujian ini tentu mendukung hasil ujian peserta ketika pengumuman nilai hasil ujian. Hasil ujian tentu sangat berpengaruh terhadap kompetensi siswa. Apalagi, ketika melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi maupun mendaftar sebagai tenaga kerja. "Saat ini standar kelulusan nilai UN masih 5,5. Semoga tahun tingkat kelulusan kembali 100 persen," jelasnya. Dayang mengatakan, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak direncanakan meninjau pelaksanaan UN di SMK Negeri 1 Samarinda. 

 

Sementara itu jumlah peserta UN SMP dan MTs di Kaltim tahun ini sebanyak 39.588 peserta. Sedangkan jumlah sekolah yang melaksanakan UN SMP dan MTs, yaitu SMP 624 sekolah dengan  UNBK sebanyak 286 sekolah dan UNKP 338 sekolah. Sedangkan untuk MTs 151 sekolah dengan UNBK sebanyak 82 sekolah dan  UNKP sebanyak 69 sekolah. Total 775 sekolah dengan UNBK sebanyak 368 sekolah dan UNKP sebanyak 407 sekolah. (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait