4.882 CPNS Ikuti Tes Cat. Pelaksanaan Diawasi Tim BKN.

SAMARINDA – Rekruitmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)  dilingkungan Pemprov Kaltim  sudah dimula. Dimana 4.882 CPNS yang dinyatakan lulus administrasi, mulai 2 sampai 11 Februari 2020 mengikuti  seleksi komptensi dasar dengan tes CAT (Computer Assisted Test).   

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)  Kaltim Hj Ardiningsih didampingi Kepala Bidang Mutasi Kustiningsih mengatakan  pelaksnaaan seleksi CPNS  dilaksanakan sejak Minggu (2/2/2020) bertempat di Gedung  Assesment  Center  Provinsi Kaltim. Dalam satu hari dilaksanakan lima sesi kecuali Jumat hanya empat sesi. Setiap sesi terdapat 100 peserta CPNS.

“Hari Minggu telah dilaksanakan empat sesi. Satu jam sebelum pelaksanaan tes CAT, para peserta terlebih dulu menyaksikan video tutorial tatacara pengisian soal. Setelah itu dilakukan registrasi secara online kemudian mengisi daftar hadir. Setelah itu peserta dipanggil masuk ruangan untuk mengikuti tes,”  katanya disela acara pelaksanaan seleksi  tes CAT di Gedung Assesment  Center Pemprov Kaltim,  Jalan Kartini Samarinda, Minggu (2/2/2020).      

Pelaksanaan tes sangat ketat, karena yang dibawa masuk ke ruang hanya KTP, surat kartu peserta  dan kunci loker. Selain itu,  pelaksanaan tes diawasi  tim dari Badan Kepagawaian Nasional  (BKN) yang terdiri empat orang dan Inspektorat Daerah Provinsi Kaltim. Guna menjamin keamanan melibatkan anggota Polretasta Samarinda serta Satpol PP Kaltim juga tim Dinas Kesehatan.

“Untuk pengumuman, peserta tentu  bisa langsung melihat hasil tes setelah pelaksanaan seleksi. Sebelumnya, peserta diberi waktu 90 menit untuk mengisi meteri ujian dan harus melampaui passing grade Yaitu, Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 126, Tes Intelegensia Umum (TIU) 65 dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 80. Kalau passing gradenya tidak mencapai  berarti peserta tidak lulus,” papar Kustiningsih.

Sementara Kepala Bidang Pengembangan dan Supervisi BKN yang  juga Tim Pelaksana CAT BKN VIII  Subekti Agus Irianto  mengatakan penyelenggaraan seleksi CPNS oleh panitia BKD Kaltim sudah sangat bagus, termasuk kerjasama maupun waktunya.

“Saya kira kinerja  panitia BKD Kaltim sudah bagus, semuanya transparan sehingga tidak terjadi hal-hal yang dapat mengganggu seleksi CPNS. Selain itu, masyarakat juga sudah mulai percaya bahwa tes/seleksi CPNS tidak bisa dimainkan lagi. Anaknya Pak Jokowi (Presiden RI) termasuk anak  Kepala  BKN tidak masuk,” ujar Subekti.(mar/yans/her/humasprov kaltim)  

Berita Terkait