Kalimantan Timur
650 Peserta Berkompetisi di Ajang Porseni PTK-PNFI Kaltim 2013

SAMARINDA–Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Pendidik dan Tenaga Kependidikan-Pendidikan Non Formal dan Informal (PTK-PNFI) Kaltim 2013 resmi dibuka. Even tahunan yang diselenggarakan Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal Dinas Pendidikan Kaltim ini akan berlangsung pada 16-20 September di Taman Budaya Samarinda.
Kegiatan Porseni PTK-PNFI Kaltim 2013 kali ini diikuti sekitar 650 peserta yang terdiri dari pendidik dan pengelola PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), kursus, taman bacaan masyarakat, keaksaaraan fungsional dan kesetaraan yang berasal dari 14 kabupaten/kota se Kaltim.
Kepala Bidang PNFI Disdik Kaltim Faturrakhman mengatakan Porseni PTK-PNFI ini merupakan salah satu even bagi PTK-PAUDNI se Kaltim untuk meningkatkan prestasi di bidang olahraga dan seni. Kegiatan seni di sini salah satunya adalah dalam rangka melestarikan kesenian asli Kaltim.
“Di bidang olahraga kita akan mencoba untuk PTK-PAUDNI agar meningkatkan prestasinya sesuai dengan alurnya melalui KONI masing-masing kabupaten/kota,” kata Faturrakhman saat mewakili Gubernur Kaltim membuka Porseni PTK-PNFI Kaltim 2013
Selain itu, menurut dia, Porseni ini juga merupakan ajang untuk bersilaturahmi dan saling bertukar informasi serta pengalaman peserta yang berasal dari kabupaten/kota. Kedepan, lanjut dia, Porseni PTK-PNFI yang selama ini diadakan di Samarinda akan diupayakan pelaksanaannya secara bergantian di kabupaten/kota.
Untuk cabang olahraga yang dipertandingkan diataranya bola voli (putra dan putri), tenis meja (putra dan putri), hadang/asin naga (putra dan putri), serta senam PAUD dan Sajojo. Sementara untuk cabang seni, mempertandingkan Tari PAUD Kaltim Kreasi dengan pilihan tari Jepen, Gantar, Rebana Etam atau Lenggang Mahakam. Cabang seni lainnya adalah paduan suara.
Faturrakhman menyampaikan amanat dari Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak agar PAUDNI se-Kaltim dapat membantu Pemprov maupun kabupaten/kota dalam rangka memberantas buta aksara di Kaltim yang saat ini angkanya berada pada kisaran 1,6 persen.
“Pemprov terus berusaha meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan melakukan revitalisasi pendidikan. Sejak usia dini hal itu bisa dilakukan di PAUD. Untuk itu, Pemprov juga berkomitmen melalui program Beasiswa Kaltim Cemerlang, yang memberikan peluang bagi ratusan guru PAUD di Kaltim untuk meningkatkan kualitas SDM mereka,” jelas Faturrakhman.
Faturrakhman menambahkan selain Porseni, even lainnya yang dinilai penting bagi PTK-PAUDNI adalah Apresiasi PTK-PAUDNI Berprestasi di Batam pada 2-8 Oktober 2013. Pada Apresiasi PTK-PAUDNI Berprestasi 2012 yang diselenggarakan di Jakarta, Kaltim berhasil menempati urutan kelima nasional.
“Kita harap prestasi pada 2012 dapat diulang atau bahkan ditingkatkan lagi. Dengan ajang ini juga kita harapkan dapat menjadi pemacu bagi PTK PAUDNI dalam mengembangkan bakat, kreativitas, serta karya inovatifnya,” harapnya. (her/hmsprov)

Foto : Kepala Bidang PNFI Disdik Kaltim Faturrakhman menyampaikan sambutan di hadapan peserta Porseni Pendidik dan Tenaga Kependidikan-Pendidikan Non Formal dan Informal (PTK-PNFI) Kaltim 2013. (heru/humasprov kaltim).


 

Berita Terkait