7 Kabupaten/Kota Masuk Nominasi 4 Besar

Lomba Desa dan Kelurahan Terbaik se-Kaltim 2014

SAMARINDA-Tujuh kabupaten/kota berhasil menempatkan desa dan kelurahan mereka dalam nominasi empat terbaik lomba desa dan kelurahan se-Kaltim 2014. Kabupaten/kota yang masuk tersebut adalah Kabupaten Paser, Panajam Paser Utara (PPU), Balikpapan, Kutai Kartanegara, Bontang, Samarinda dan Berau. 

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kaltim HM Jauhar Efendi menjelaskan, kegiatan ini dilakukan secara rutin untuk  mengukur kemajuan pembangunan di desa dan kelurahan, sehingga dapat diketahui desa dan kelurahan mana saja yang berhasil melaksanakan program pembangunan mereka dengan baik.  

Nominasi desa terbaik diraih Desa Klempang Sari Kecamatan Kuaro Paser, Desa Karang Jinawi Kecamatan Sepaku PPU, Kampung Gurimbang Kecamatan Sambaliung Berau dan Desa Tanah Datar Kecamatan Muara Badak Kutai Kartanegara.           

Sedangkan nominasi kelurahan terpilih yakni Kelurahan Bontang Kuala Kecamatan Bontang Utara Kota Bontang, Kelurahan Manggar Kecamatan Balikpapan Timur Balikpapan, Kelurahan Nipah-Nipah Kecamatan Penajam PPU dan Kelurahan Selili Kecamatan Samarinda Ilir Samarinda,” kata Kepala BPMPD Kaltim HM Jauhar Efendi dikonfirmasi di Samarinda, Kamis (9/10).  

“Saat ini tim penilai telah diturunkan ke lapangan untuk menilai apakah hasil dokumen yang disampaikan ketika verifikasi berkas pada saat presentasi betul atau tidak, sehingga tim penilai dapat menilai desa dan kelurahan yang tepat menjadi tiga besar lomba desa dan kelurahan terbaik 2014 se Kaltim,” jelasnya, seraya menambahkan verifikasi sudah dilakukan sejak 6 Oktober lalu.

Desa dan kelurahan yang menjadi juara pertama 2014 akan dipersiapkan untuk lomba desa dan kelurahan 2015 tingkat nasional untuk bersaing dengan desa dan kelurahan se-Indonesia.

“Sejak 6 hingga 31 Oktober ini kami pastikan penilaian di lapangan selesai, sehingga November 2014 dapat diketahui desa dan kelurahan yang berhasil meraih tiga besar tingkat provinsi. Saat ini tim telah turun ke lapangan dimulai dari Kabupaten Paser, PPU dan Balikpapan. Begitu juga kabupaten/kota yang lain menyusul,” ujar Jauhar.

Dari penilaian lomba ini yang terpenting wajib dimiliki masing-masing desa dan kelurahan adalah data profil desa dan kelurahan yang bisa diakses melalui internet atau elektronik. Karena, setiap desa dan kelurahan wajib memiliki website untuk mengetahui profil pemerintahan.

Faktor lain yang menjadi penilaian adalah pendidikan, kesehatan, pembedayaan kesejahteraan keluarga, usaha ekonomi masyarakat, tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan, termasuk pengelolaan keuangan desa dan kelurahan.

“Jika ada desa dan kelurahan yang tidak memiliki profil dan tidak bisa diakses melalui internet secara otomatis tidak lolos verifikasi. Karena bobot tentang profil tersebut memiliki nilai yang tinggi,” tegas Jauhar.

Berbeda dengan pola penilaian tahun-tahun sebelumnya, tahun ini penilaian desa dan kelurahan terbaik sekaligus juga menyatukan dengan penilaian terhadap kepala desa dan lurah terbaik.

"Jika satu desa terpilih menjadi yang terbaik, maka secara otomatis kepala desanya juga menjadi yang terbaik. Begitu juga dengan lurah dan kelurahan," ungkap Jauhar. (jay/sul/hmsprov)

Berita Terkait