Absen Mendadak Wagub

Absen Mendadak Wagub

 

ADA yang berbeda dari Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur, Rabu (22/10) kemarin. Semiloka Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Korupsi kerjasama Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi ajang bagi Wagub Mukmin Faisyal untuk mencermati aksi para pejabat yang menjadi peserta acara.

"Ada beberapa catatan yang perlu mendapat perhatian. Dari tadi pagi sampai sekarang saya pantau, SKPD (pimpinan satuan kerja perangkat daerah) kita ada empat orang yang meninggalkan ruangan dan tidak kembali-kembali," ujar Mukmin memberi sindiran.

Disaksikan Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja yang hadir dalam semiloka tersebut, secara jujur Mukmin mengakui, bahwa 'absensi' mendadak di akhir acara seperti yang dilakukan kemarin, baru pertama kali dilakukan. Dia menegaskan, hal seperti ini akan terus dilakukan agar seluruh pejabat dan pegawai, khususnya di lingkup Pemprov Kaltim bisa secara konsisten menerapkanmbudaya disiplin.

"Biasanya, yang mau keluar ya keluar dan tidak kembali. Menurut saya, kebiasaan seperti itu sangat tidak baik. Itu sudah termasuk korupsi waktu. Secara bertahap ini akan kita tertibkan," ujar Mukmin.

Sesuai tugas wakil gubernur untuk melakukan pengawasan, maka Wagub berjanji untuk mendorong terwujudnya sukses pembangunan Kaltim dengan terus membangun disiplin pegawai yang kokoh.

Hal lain yang bisa dilakukan setiap pegawai menurutnya adalah menjaga diri dan melakukan pengawasan terhadap diri masing-masing. "Jika itu bisa kita lakukan, maka saya sangat yakin semua dari kita akan selamat. Selamat dalam tugas dan selamat dalam keluarga. Selain itu, Mukmin juga menganjurkan setiap pegawai untuk memperbanyak pembinaan rohani.

Sementara kepada para pimpinan SKPD, Mukmin mengingatkan agar mereka mampu terus memberikan keteladanan. "Bagaimana kita menertibkan orang lain, kalau diri kita sendiri tidak disiplin," seru Mukmin. (sul/es/hmsprov)

////Foto : Mukmin Faisyal

 

Berita Terkait
Government Public Relation