Abu Helmi Buka Workshop Pengendalian Kerusakan Perairan Darat

Abu Helmi Buka Workshop Pengendalian Kerusakan Perairan Darat (jaya/humasprovkaltim)

SAMARINDA - Asisten Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setprov Kaltim H Abu Helmi hadir dan membuka Workshop Pengendalian Kerusakan Perairan Darat melalui public-private partnership (PPP) dan imbal jasa lingkungan (IJL), di Hotel Harris Jalan Untung Suropati Samarinda, Selasa (3/9/2019).

Menurut dia, Daerah Aliran Sungai (DAS) sangat penting dilestarikan termasuk bagaimana pemulihannya. Karena itu, diperlukan peran serta masyarakat dalam mendukung pemulihan itu.

"Pemulihan bukan hanya tugas pemerintah saja, tetapi semua pihak termasuk swasta atau perusahaan yang lokasi produksinya masuk dalam DAS," kata Abu Helmi ketika membuka workshop Pengendalian Kerusakan Perairan Darat.

Abu berharap kerjasama yang baik dibangun seluruh pihak dapat mengendalikan kerusakan perairan darat terdiri sungai, danau, mata air dan air tanah bagian dari daerah aliran sungai.

Semua itu, memiliki peran sebagai penyanggah kehidupan dengan berbagai fungsi yang bermacam-macam, contohnya air minum.

"Karena itu, momentum workshop ini bisa dimaksimalkan. Sehingga menghasilkan kesimpulan dan gagasan untuk pengendalian kerusakan perairan darat," jelasnya.

Kegiatan mengangkat tema membudayakan semangat urun daya dalam gerakan nasional pemulihan daerah aliran sungai untuk ketahanan air nasional.

Peserta diikuti Instansi terkait di lingkup Pemprov Kaltim, LSM Lingkungan serta lerusahaan.

Hadir Kepala Balai Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Mahakam Berau Sudaryanto, Kasubdit Pengendalian Kerusakan Sungai, Direktorat Pengendalian Kerusakan Perairan Darat, Ditjen Pengendalian DAS dan Hutan Lindung Kementerian LHK Heru Winarto dan Kasubdit Perencanaan Ekonomi Ditjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan KLHK Rahayu Riana.(jay/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait