Adbang Harus Baik, Benar dan Efisien

Gubernur Isran Noor buka Rakor Adbang se-Kaltim Tahun 2019. (samsul arifin/humasprov kaltim)

TANJUNG REDEB – Tiga kata kunci disampaikan Gubernur Isran Noor saat membuka Rapat Koordinasi Administrasi Pembangunan (Rakor Adbang) se-Kalimantan Timur Tahun 2019 di Balai Mufakat, Kota Tanjung Redeb, Kabupaten Berau Selasa malam (26/2/2019). Tiga kata kunci itu adalah baik, benar dan efisien.

Ketiganya harus menjadi pedoman seluruh pelaksana pembangunan, sejak proses perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan evaluasinya. Oleh sebab itu, Isran sangat berharap rapat koordinasi ini menghasilkan rumusan terukur hingga bisa menjadi pedoman semua pihak agar pembangunan di Bumi Etam, Kalimantan Timur berjalan baik, benar dan efisien.

"Sederhana saja menurut saya. Administrasi pembangunan kita harus baik, bener dan efisien. Kalau kita bisa tiga ini saja, saya yakin pembangunan Kaltim akan lebih efektif dan jelas manfaatnya untuk rakyat," pesan Isran. 

Namun Ia memaklumi, jika hingga saat ini pun masih terjadi kekurangpaduan terkait pemahaman dan implementasi ketentuan antara provinsi dan kabupaten/kota, khususnya terkait pengadministrasian pembangunan ini.    

Justru dalam rapat koordinasi ini, Gubernur Isran mengingatkan agar hal-hal teknis yang masih mengganjal dalam sinergi pengadministrasian pembangunan bisa ditemukan solusi terukurnya, namun tetap tidak menyimpang dari ketentuan yang berlaku.

Whats-App-Image-2019-02-27-at-18-07-07

Terpenting lanjut Isran Noor,  sepanjang semua diniatkan untuk melaksanakan amanah dari Allah dan menunaikan kepercayaan dari masyarakat, maka insyaallah hasilnya akan baik dan bermanfaat untuk rakyat.

“Bahwa masih ada kesulitan pemahaman terkait pengadministrasian pembangunan ini, menurut saya manusiawi. Kita perbaiki. Sepanjang kita tulus dan ikhlas karena semata amanah Allah dan menunaikan kepercayaan rakyat, insyaallah hasilnya baik dan bermanfaat untuk rakyat,” Isran memberi petuah.

Sementara Kepala Biro Adbang Setprov Kaltim Fadjar Djojoadikusomo menyebutkan rakor ini akan merangkai sinergi yang lebih baik antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam hal perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan. Dan semuanya disesuaikan dengan upaya pencapaian visi misi Kaltim Berdaulat 2018-2023.

Selain itu kata Fadjar, program pembangunan ke depan akan lebih diarahkan untuk mendorong keterlibatan masyarakat. Sebab tidak sedikit program pembangunan yang sesungguhnya disiapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di masa depan, namun karena masyarakat kurang dilibatkan, maka mereka kurang memahami dan tidak jarang menolak rencana-rencana pembangunan pemerintah tersebut.

“Yang terbaik itu, usulan masyarakat, pemerintah atau dewan itu kita bahas bersama, sehingga masyarakat juga tahu manfaatnya seperti apa,” tegas Fadjar.

Rakor di Kota Sanggam ini mengusung tema "Meningkatkan partisipasi masyarakat menuju Kalimantan Timur yang Berdaulat".

Sebelumnya, Bupati Berau H Muharram menyampaikan sambutan selamat datang. Tampak hadir Wakil Bupati Berau Agus Tantomo, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setprov Kaltim H Ichwansyah, Ketua DPRD Kabupaten Berau Hj Syarifatul Sya'diyah dan para Sekretaris Daerah Kabupaten dan Kota se-Kaltim.

Rakor diikuti 100 peserta dan berlangsung 26-28 Februari 2019. Narasumber dihadirkan diantaranya Kasubdit Fasilitasi DBH dan DAU Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Sofyan. Malam tadi Gubernur H Isran Noor juga didampingi istri tercinta Hj Norbaiti Isran Noor. (sul/fat/humasprov kaltim)

Berita Terkait