AFI : Kaltim Pusat Olahraga Indonesia Timur

Gubernur Grounbreaking Gedung KONI Kaltim

SAMARINDA–Pemerintah Provinsi Kaltim sangat mendukung ketersediaan sarana dan prasarana olahraga yang representatif di Kota Tepian yang ditandai dengan groundbreaking pembangunan gedung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim.

Menurut Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, keberadaan gedung yang refresentatif sangat penting terutama dalam meningkatkan kinerja pelaku olahraga hingga berimbas pada peningkatan prestasi olahraga Kaltim.

“Gedung baru berarti semangat baru. Gedung ini nantinya harus mampu meningkatkan kinerja pengurus KONI dan meningkatkan prestasi olahraga,” ujar Awang Faroek Ishak saat groundbreaking gedung KONI Kaltim di Komplek Stadion Madya Sempaja Samarinda, Jumat (19/9).

Gedung KONI Kaltim nantinya akan berdiri megah di kawasan Kompleks Stadion Madya Sempaja Samarinda pada lahan seluas 10.498 m2. Bangunan ini dirancang delapan lantai seluas 10.637 m2 dengan kapasitas parkir roda dua 150 buah dan roda empat 105 buah.

Dengan demikian lanjut Awang Faroek, gedung KONI Kaltim ini merupakan salah satu gedung termegah di ibukota Benua Etam yang diharapkan akan mampu  memacu semangat, kemajuan, prestasi dan kejayaan olahraga di Kaltim.

Selain itu, terbangunnya gedung KONI ini diharapkan dapat memperlancar semua aktivitas kerja para pengurus maupun para pihak terkait lainnya dalam pembinaan dan pengembangan olahraga di daerah.

Di gedung ini nantinya ujar Awang, dapat dilakukan kegiatan urun rembuk, penyusunan program kerja, pencapaian target-target dan melakukan langkah kongkrit dalam mempersiapkan event keolahragaan baik lokal, regional, nasional bahkan internasional.

“Jelasnya, gedung KONI ini harus dapat kita jadikan sebagai tempat startegis bagi peningkatan prestasi olahraga ke depan sekaligus kebanggaan kita semua. Kita ingin menjadikan Kaltim sebagai pusat kegiatan olahraga di Indonesia Bagian Timur,” ungkap Awang Faroek.

Hal ini, ujar gubernur bukan tanpa alasan karena prestasi olahraga Kaltim sudah mendunia dan stadion maupun sarana dan prasarana olahraga yang ada pun sudah terbilang lengkap dan akan terus ditingkatkan.

Dijelaskan Awang dalam rangka meningkatkan prestasi olahraga di Kaltim maka sejak tahun 2010 lalu telah didirikan Sekolah Menengah Khusus Olahragawan Bertaraf Internasional (SKOI) yang dikelola secara terpadu dengan sistem asrama.

“Dengan bibit-bibit baru dan potensi atlet yang ada, Kaltim turut berpartisipasi mengikuti berbagai kejuaraan di tingkat nasional maupun internasional. Serta turut berpartispasi sebagai penyelenggara event-event olahraga bertaraf internasiol,” kata Awang Faroek Ishak.

Sementara itu Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya mengemukakan  gedung sekretariat KONI Kaltim ini nantinya akan menjadi fasilitas untuk kegiatan pengurus KONI juga pengurus provinsi (Pengprov) cabang olahraga.

“Kita ada 48 cabang olahraga yang nantinya akan berkantor di gedung KONI baru. Sehingga memudahkan dalam berkoordinasi terutama terkait peningkatan kinerja pengurus dan prestasi olahraga Kaltim,” ujar Juhdi Yahya.

Gedung sekretariat KONI Kaltim ini akan mempunyai fasilitas rungan staf, cabor dan komisi, klinik kesehatan, fitness center dan gym, toko, foodcourt, minimarket, koperasi, ATM center, mushola, ruang meeting dan ballroom, lounge/cafe dan parker ambulance serta pemadam kebakaran. (yans/sul/hmsprov)

 

//Foto: KEJAYAAN OLAHRAGA KALTIM. Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mendapat nasi tumpeng dari Ketua KONI Zuhdi Yahya pada groundbreaking pembangunan Gedung KONI. (fajar /humasprov kaltim).

 

Berita Terkait