AFI : Klinik Islamic Center Menjadi RS Pratama

MIC Setaraf Masjid di Brunai dan Malaysia

SAMARINDA – Fasilitas berupa sarana dan prasarana umum termasuk masjid bernama Baitul Muttaqin Islamic Center (IC) Kaltim terus meningkatkan kapasitas maupun kualitas pelayanan khususnya, klinik akan ditingkatkan menjadi Rumah Sakit (RS) Pratama.

“Kemegahan dan berbagai kegiatan di Masjid bernama Baitul Muttaqin ini minimal sama dengan Masjid Raya yang di Brunai Darussalam maupun Masjid di Putra Jaya yang terdapat di Malaysia. Klinik juga ditingkatkan menjadi RS Pratama,” ujar Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak pada pelantikan pengurus Badan Pengelola dan Pelaksana Islamic Center Kaltim di Pendopo Lamin Etam, Senin (7/4).  

Sehingga ujar Awang, fasilitas pelayanan kesehatan yang selama ini sudah ada selanjutnya ditingkatkan. Misalnya, harus memiliki fasilitas rawat inap dan pelayanan tenaga perawat berkompetensi serta dokter spesialis.

Kebetulan mulai tahun ini Kaltim termasuk Kaltara akan dibangunkan 10 RS Pratama dan salah satunya diharapkan dapat dibangun di kawasan Islamic Center Kaltim menggantikan poliklinik yang sudah ada sekaligus melengkapi fasilitas umum lainnya seperti sekolah.

Selain itu, di kawasan IC Kaltim dapat dikembangkan menjadi kawasan kegiatan ekonomi dan bisnis. Diantaranya, dibangun kawasan lembaga keuangan syariah yang melingkupi seluruh lembaga perbankan yang berada di Kaltim untuk berkantor dan melakukan pelayanan.

“Bank BPD Kaltim khususnya yang syariah dapat memulai di kawasan IC selanjutnya BRI Syariah maupun lembaga perbankan lainnya yang juga bersifat syariah. Sehingga, mampu menambah nuansa keislaman dalam pelayanan perbankan bagi masyarakat,” ujarnya.

Termasuk rencana pembangunan hotel bertaraf internasional di kawasan IC Kaltim yang dapat dibangun di tanah milik Pemda. Perlu dipertimbangkan contoh-contoh hotel di luar negeri khususnya di Arab Saudi.

“Khusus hotel, saya rasa kita dapat melihat di sekitar Masjidil Haram di Makkah Arab Saudi juga terdapat banyak hotel bagus dan berbintang. Jadi tidak tabu seandainya di kawasan IC dibangun hotel hanya saja harus dipastikan hotel tersebut bernuansa Islami dan bersih,” ungkapnya.

Keberadaan sarana dan prasarana pendukung ini sudah menjadi keharusan untuk disediakan. Mengingat, IC Kaltim sudah menjadi ikon sekaligus tujuan wisata bagi pengunjung dari daerah lain bahkan luar negeri.

“Ke depan, IC Kaltim ini harus dikelola secara profesional sehingga menjadi salah satu tempat tujuan wisata bagi warga masyarakat Kaltim, regional bahkan internasional. Sesuai keinginan kita semua agar keindahan dan kemegahan Masjid Baitul Muttaqin dan fasilitas lainnya akan menambah nuansa Kota Samarinda sebagai Kota Tepian,”  harap Awang Faroek. (yans/sul/es/hmsprov).

/////FOTO : Gubernur Awang Faroek juga memberi ucapan selamat kepada mantan Kadis PU Kaltim, H Awang Darma Bhakti yang dipercaya menjadi salah satu pimpinan Badan Pengelola dan Pelaksana Islamic Centre. (syaiful/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation