AFI : Komunitas Asean Tidak Perlu Ditakuti

Rapimprov Kadin Kaltim 2014

 

SAMARINDA – Gubernur Kaltim, Dr Awang Faroek Ishak menegaskan komunitas ASEAN tidak perlu ditakuti melainkan harus disambut positif dan sikap optimistis. Demikian juga halnya bagi jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim.

Demikian penegasan Gubernur Kaltim dalam sambutan tertulis yang disampaikan staf ahli Gubernur bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan Budi Pranowo  pada Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov)  Kadin Kaltim 2014 di Pendopo Lamin Etam, Selasa (25/11).

Menurut dia, para pengusaha yang tergabung dalam Kadin Kaltim harus bisa menjadi pelopor terdepan dalam mendorong dan memastikan kesiapan dunia usaha daerah untuk berkompetisi di era global khususnya memasuki era masyarakat ekonomi Asean (MEA) 2015.

“ASEAN community (komunitas ASEAN) 2015 segera datang. Mau tidak mau, siap atau tidak siap, bangsa kita khususnya Kaltim akan terlibat langsung di dalamnya. Terlibat dalam pasar bebas dan persaingan tingkat global,” katanya.

Dijelaskan, komunitas ASEAN 2015  bisa menjadi bumerang dan menciptakan kondisi yang sulit bagi Indonesia terlebih bagi masyarakat Kaltim apabila tidak memiliki kesiapan berkompetisi yang tangguh dari sejak sekarang.

Era global menurut dia, merupakan era kompetisi. Dimana komunitas ASEAN akan membuka peluang bagi negara-negara ASEAN untuk bersaing ketat dalam setiap bidang usaha dan yang terbaik dan unggul pasti menjadi pemenang.

“Kita tidak boleh tinggal diam. Masih ada waktu untuk berbenah, mengolah sumber daya untuk bersaing.  Pandangan dan pola pikir pengusaha Kadin harus berubah dan komunitas ASEAN sebagai perubahan positif bagi dunia usaha untuk kemajuan bersama,” harapnya.

Dia menambahkan komunitas ASEAN 2015 dicanangkan bukan hanya menyoroti masalah ekonomi saja tetapi bidang keamanan dan sosiokultural setiap negara. “Ketiganya ditetapkan sebagai pilar utama agenda besar komunitas ASEAN 2015,” ungkapnya.

Sementara itu Wakil Ketua Kadin Pusat Anindya Bakrie  mengemukakan potensi yang dimiliki Kaltim sangat besar baik sumber daya manusia (SDM) maupun sumber daya alam (SDA) yang masih berlimpah.

“Era komunitas ASEAN tidak semata kuantitas tetapi kualitas yang berdaya saing. Komitemn Gubernur Awang Faroek Ishak untuk meningkatkan kompetensi SDM sangat seiring untuk mempersiapkan pengelolaan SDA yang lebih kompetitif,” ujar Anindya Bakrie.

Rapimprov Kadin Kaltim 2014 mengambil tema Mempersiapkan Dunia Usaha Kaltim Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 diikuti 150 peserta terdiri dari pengurus Kadin provinsi serta kabupaten dan kota. tampak hadir Ketua Umum Kadin Kaltim HM Fauzi Achmad Bachtar.(yans/es/hmsprov)

/////FOTO : Wakil Ketua Kadin Pusat Anindya Bakrie memukul gong sebagai tanda dimulainya Rapimprov Kadin Kaltim 2014.(masdiansyah/humasprov)

 

Berita Terkait