Agenda Pertama Pj Gubernur Kaltim Di Bumi Etam

Pj Gubernur Kalimantan Timur didampingi istri, Suci Romadhona sesaat setelah pelantikan

“Tugas saya, memastikan stabilitas penyelenggaraan pemerintahan dan melanjutkan program-program yang telah ada, khususnya program strategis nasional di daerah
(
Restuardy Daud)

 

Kaltimprov.go.idSetelah resmi dilantik Mendagri Tjahjo Kumolo di Pendopo Lamin Etam, Sabtu (22/9) lalu, Pj Gubernur Kaltim Restuardy Daud langsung tancap gas. Agenda kerja pertamanya menghadiri "Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Umum Serentak Tahun 2019 di Stadion GOR Sempaja Samarinda”.

Mengenakan kemeja batik bermotif parang barong, tak terlihat lelah diwajahnya, padahal sejak tiba di Bumi Etam, Jumat sore (21/9), Ardy Daud biasa ia disapa, langsung mengikuti gladi bersih pelantikan. Tak banyak bicara ia mengikuti arahan protokol. Setelahnya, dilanjutkan melihat-lihat rumah jabatan Gubernur Kaltim yang letaknya bersebelahan dengan Lamin Etam.

Pembawaannya santun dan murah senyum. Ardy Daud pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Data Informasi, Komunikasi dan Telekomunikasi pada Sekretariat Jenderal Kemendagri 2012 dan pernah pula menjabat sebagai Kepala Pusat Penerangan Sekretariat Jenderal Kemendagri. Dia pun tak asing lagi dengan tugas-tugas kehumasan.

“Beliau baik, perhatian, santun dan pintar. Beliau dipilih tentu saja karena telah memiliki pengalaman yang mumpuni,” ujar R. Aten Hasan Rifai, Kasubbid Analisa Media dan Sosial Puspen Kemendagri. 

Ardy Daud diusulkan Mendagri Tjahjo Kumolo sebagai orang nomor satu Kaltim hingga pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim definitif oleh Presiden Joko Widodo selambatnya 18 Desember 2018. Ardy diusulkan tentu karena yang bersangkutan memiliki pengalaman birokrasi pemerintahan yang sangat baik, sehingga Presiden menyetujui usulan tersebut.

 

Baca juga : Restuardy Siap Lanjutkan Program Awang Faroek

 

"Yang jelas, beliau berpengalaman di birokrasi mulai dari bawah. Kami juga ingin memastikan jangan sampai ada kekosongan jabatan Gubernur. Karena, sebagai Gubernur harus mengetahui bagaimana pembahasan anggaran pemerintah daerah, terutama anggaran perubahan. Saya yakin Pak Restuardy Daud bisa memimpin  Kaltim hingga akhir masa jabatan Gubernur sebelumnya," kata Tjahjo Kumolo usai pelantikan Penjabat Gubernur Kaltim di Pendopo Lamin Etam, Sabtu (22/9).

Ardy Daud lahir di Manado 29 Desember 1967, dengan pangkat Pembina Utama Madya (IV/D), Jabatan Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Perbatasan pada Badan Nasioal Pengelolaan Perbatasan (BNPP) RI atau setara eselon I di pemerintahan.

Pendidikan dan pelatihan yang pernah diikuti Ardy Daud, mulai Training on Social Development Program/Friendsip Program for The 21st Century 1996 di Hokaido/Tokyo Jepang, Training Course on Saemaul Undong, New Community Movement 1999 Seoul Rep of Korea, Regional Training Program on Rural Technologies for Inclusive Rural Growth 2009 Andrapradesh Hyderabad India, Training Course on Government Innovation Outreach Program 2009 Seoul Rep of Korea, Diklat Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) 2010 Ciawi Bogor dan Training Course on Decentralization for Local and Central Goct 2011 London Inggris.

 

Baca juga :Restuardy Daud Langsung Dapat Surprise

 

Ardy Daud juga memiliki beberapa riwayat penugasan sebagai birokrat di Kemendagri baik dalam maupun luar negeri, mulai utusan dalam pelaksanaan Planning Workshop of The Support Decentralization Measures 1993 Serang Jawa Barat, Delegation Member of Economic and Culture Promotion in United States 1997 Houston Texas USA, Comparative Study on Boarder Management Indonesia-Malaysia (Kalbar, Kuching, Serawak) 2002 Kalbar, Kuching, Sarawak dan Malaysia, Indonesian Delegate for 27’th Technical Committee Meeting of CIRDAP 2012 Colombo Srilangka. Study Visit mengenai Australian inter-governmental system, khususnya dana perimbangan dan hubungan keuangan 2014 Cambera-Sidney Australia dan sebagai utusan dalam Evaluasi Pengembangan Kapasitas SDM Aparatur melalui program pendidikan Luar Negeri 2017 Belanda.

Dengan berbagai pengalaman dan riwayat hidup yang telah dimiliki, seluruh jajaran pemerintah daerah di Kaltim maupun rakyat Kaltim, berharap Ardy Daud bisa menuntaskan program pembangunan yang telah direncanakan hingga akhir tahun ini. 

“Selamat Datang Bapak Ardy Daud, kami siap mendukung berbagai program pembangunan menuju Kaltim lebih maju dan sejahtera”

Tonton Juga :

Penulis: Norjaya, Inni Indarpuri

Foto: Yuvita Indrasari

Video: Masdiansyah, Adi Suseno

Editor: Inni Indarpuri, Samsul Arifin

Desain Grafis: Ahmad Riyandi

Berita Terkait
Data Masih Kosong
Data Masih Kosong
Government Public Relation