Agrobisnis Pisang di Kecamatan Kaubun Siap Diresmikan

SAMARINDA - Kejayaan aneka jenis pisang asal Kaltim diprediksi akan kembali bangkit pamornya dengan upaya pembangunan Sentra Pengembangan Agrobisnis Tanaman Pisang di beberapa kecamatan, yaitu di Kecamatan Sebatik Kabupaten Nunukan serta  Kecamatan Kaliorang dan Kaubun di Kutai Timur.


Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim, H Ibrahim, Kamis (21/2), mengatakan bahwa sentra pengembangan pisang di Kecamatan Kaubun akan diresmikan pada Sabtu (23/2).


“Selama  ini kita telah menyiapkan perkebunan aneka jenis pisang di Kabupaten Kutai Timur dengan luasan 2.000 hingga 3.000  hektar. Begitu juga di Kecamatan Sebatik  yang telah dibangun demplot untuk penelitian dan pengembangan pisang,” ujarnya.


Ibrahim menjelaskan,  aneka pisang dari Kutai Timur pernah menjadi komoditi primadona perdagangan antar pulau khususnya ke Pulau Jawa pada 1990-an. Namun karena terserang penyakit layu bakteri  atau layu fusarium, pamor pisang kapok asal Kaltim terus menurun pengirimannya.


Dengan Sentra Pengembangan Agribisnis Produksi Pisang ini diharapkan para petani kembali bergairah menanam aneka jenis pisang karena Agribisnis Pisang ini akan mengintergrasikan penanaman, perawatan, pasca panen dan pengiriman.


Sentra pengolahan pisang juga telah tersedia mesin produksi, mesin pengolahan tepung, mesin pengemasan dan pengepakan serta berbagai peralatan lainnya untuk menunjang industri petani telah tersedia.


Selain industri terpadu antara produksi, pasca panen dan pengiriman. Agrobisnis ini juga menerapkan pronsi-prinsip kehati-hatian pada penularan penyakit. Misalnya, truk pengangkut tidak boleh mendekat kebun sebagai antisipasi penyebaran penyakit.


“Kita berharap populasi pisang di Kaltim saat ini dapat menambah kesejahteraan petani dan memicu pertumbuhan ekonomi dengan harapan ada investor yang menanamkan modalnya untuk perkebunan lebih besar,” ujarnya.(yul/hmsprov).

////Foto : Kaltim kembali menggairahkan budidaya tanaman pisang untuk mengembalikan kejayaan daerah ini sebagai sentra produksi pisang nasional.(Ist)


 

Berita Terkait