Kalimantan Timur
Ajang MTQ Nasional di NTB


MATARAM – Kafilah Kaltim tampak bangga dan berbahagia karena tiga peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke-26 Lombok, Nusa Tengara Barat (NTB), maju ke final dan Shinta Raudah Amalia yang tampil di cabang Tilawah Remaja Putri keluar sebagai Terbaik I.

Sedangkan Ahmad Fadhil di cabang Tilawah Anak-anak Terbaik II,  setelah M Miftah Farid (DKI Jakarta) dan di bawahnya M Zairoji (Kalsel). Sedangkan Dhiyyan Rifia di cabang Tafsir Bahasa Inggris keluar sebagai Terbaik III, setelah  Yusniar (Aceh) dan Niswatul (Jabar).

            Shinta dan Ahmad Fadhil yang berasal dari Balikpapan tampil ke final di Masjid Agung Lombok Tengah Jumat malam (5/8). Shinta mengungguli Reni (Banten) dan Yasaroh (Aceh). sedangkan Dhiyyan Rifia asal Samarinda pada hari yang sama menguji kemampuannya di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB.

Prestasi lainnya ditorehkan peserta MTQ Kaltim di cabang Tilawah Dewasa yang menempatkan Lailatul Mubarokah (asal Bontang) sebagai Harapan III, Zulfi Zain Al Faruq (Kutai Timur) Harapan II di cabang 5 Juz dan Tilawah, Muhammad Masmu’i (Kutai Timur) Harapan III Tafsil Bahasa Indonesia, Thuroyfah (Kutai Timur) Harapan I Tafsir 30 Juz, Samsul Muarif (Berau) Harapan II cabang Khattil Qur’an Dekorasi dan Nilawati (Bontang) Harapan III Khattil Qur’an Mushaf.

MTQ Tingkat Nasional ke-26 yang berlangsung sejak 28 Juli dan diikuti 34 kafilah se-Indonesia, pada Sabtu malam (6/8) ditutup Menteri Agama H Lukman Hakim Syaifuddin.  Sementara itu, keluar sebagai Juara Umum Provinsi Banten, Kedua DKI Jakarta dan Ketiga Riau, sedangkan tuan rumah NTB di posisi Keempat. Ditetapkan pula, MTQ Tingkat Nasional ke-27 tahun 2018 di Medan Sumatera Utara.

Pada penutupan turut menyertai kafilah Kaltim Karo Sosial Setdaprov Kaltim Ir H Syafrian Hasani yang juga Ketua II Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kaltim dan Sekretaris Umum LPTQ Provinsi Kaltim HM Ridani yang memberi semangat kepada seluruh anggota kafilah. (ri/es/humasprov).

Berita Terkait