Akhir 2013 Landasan Pacu BSB 1.200 m

* Bandara Temindung Bisa Dipindah

SAMARINDA – Kepala Dinas Perhubungan Kaltim H. Zairin Zain menargetkan akan dapat menyelesaikan landasan pacu (run away) Bandara Samarinda Baru (BSB) sepanjang 1.200 meter dari 2.500 meter pada akhir 2013 ini.  


Dengan selesainya landasan pacu sepanjang 1.200 meter pada akhir 2013 nanti, Bandara Temindung sudah dapat dipindahkan karena kondisinya saat ini  sudah tidak layak lagi untuk penerbangan.  Demikian pernyataan Zairin Zain saat diskusi bulanan bersama media massa di Aula Warung Informasi Etam Diskominfo Kaltim, Kamis (21/2) lalu.  


“Kita akan membuat kejutan dengan menyelesaikan landasan pacu BSB paling lambat akhir tahun ini. Jika telah selesai maka segera Bandara Temindung kita pindahkan,” tegasnya.


Menurutnya, Bandara Temindung saat ini sudah tidak layak lagi karena sering terendam air jika hujan lebat turun, landasan pacu yang sering berlumpur usai banjir, berada di tengah-tengah pemukiman penduduk, banyaknya gedung tinggi dan landasan pacu yang pendek dan sempit.


BSB yang direncanakan beroperasi pada semenster II 2014, sebenarnya sudah dapat didarati apabila landasan pacu mencapai 1.200 meter. Namun untuk pesawat  berbadan lebar harus menunggu hingga panjang landasan mencapai 2.500 meter.


“Jika mendarat kapasitas jenis ATR yang berkapasitas 42 orang hanya diisi 35 tempat duduk untukmengurangi berat pesawat,” ujarnya.


Saat ini pembangunan BSB terus dikerjakan dengan progres sisi darat telah mencapai 50 persen. Adapun bangunan sisi darat yang dikerjakan diantaranya adalah hangar, gedung cargo, VIP room, klinik kesehatan, kantin, pompa bahan bakar, perumahan karyawan, jalan dan drainase, gedung metreorologi, pemadam kebakaran dan gedung listrik cadangan (genset).


Sementara  sisi udara meliputi beberapa bagian diantaranya landasan pacu (run way), landasan parkir (taxi way), lampu instrument landing dan peralatan pengatur landing and take off.


“Pada akhir 2013, progres telah mencapai 90 persen baik sisi darat maupun sisi udara, jadi pada 2014 diharapkan dapat beroperasi.

Intinya, Bandara Temindung harus dipindah ke BSB karena sudah tidak  memenuhi syarat keselamatan penerbangan udara,” tegasnya. (yul/hmsprov)

//Foto: Zairin Zain

 

Berita Terkait