Akhir 2016 Pesawat Garuda dan Lion Air Mendarat di BSB

Akhir 2016 Pesawat Garuda dan Lion Air Mendarat di BSB

 

SAMARINDA - Masyarakat Kaltim khususnya Samarinda dipastikan akan melihat bahkan terbang menggunakan pesawat Garuda Indonesia jenis bombardir maupun Lion Air atau pesawat lain jenis boeing 900-500 pada akhir 2016 dari Bandara Samarinda Baru (BSB) Sungai Siring.

Sebab saat ini proses pembangunan pembangunan sisi udara Bandara, yaitu landasan pacu sepanjang 2.500 meter sudah dimulai. Diperkirakan pada akhir 2016 pesawat-pesawat tersebut sudah bisa mendarat di BSB.

Pengerjaan landasan pacu dilakukan untuk pengurukan dengan ketinggian tiga meter. Kemudian dilakukan pengerasan aspal kembali dengan tinggi tiga meter dengan lebar 45 meter.

“Target kita akhir 2016 ini bisa terwujud. Bahkan, untuk alokasi anggaran pembangunan tersebut sudah disetujui DPRD Kaltim. Anggaran pembangunan ini menggunakan APBD. Kami yakin bandara ini dapat terbangun sesuai target,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Zairin Zain, belum lama ini.

Berdasarkan persetujuan DPRD Kaltim dan pemenang tender pembangunan sisi udara juga telah ditetapkan, yaitu PT Waskita Karya, Hutama Karya dan Wijaya Karya. Hal ini membuktikan, komponen pemerintahan menunjukkan komitmen untuk saling mendukung kelanjutan pembangunan bandara tersebut.

“Dengan anggaran yang telah ditetapkan,  kemudian kontraktor yang membangun juga berpengalaman. Kami yakin pembangunan pasti terwujud,” jelasnya.

Seiring pembangunan tersebut, Zairin meyakinkan bahwa akhir 2015 Bandara Temindung sudah bisa dipindah ke BSB. Apalagi avron terminal bandara juga luas, mencapai 6.000 meter persegi.  Pembangunan bandara ini juga didukung APBN, sehingga meyakinkan Pemprov Kaltim untuk menyelesaikan pembangunan tersebut.

Menurut dia, jika memang ada investor yang mau menanamkan modal Pemprov Kaltim tetap siap menerima, tetapi pembangunan melalui anggaran APBD dan APBN tetap dilaksanakan.

“Kami ingin jika memang tidak ada BUMN yang mau mengelola ini, maka melalui Perusda Kaltim bisa dilakukan. Karena banyak pensiunan dari Angkasa Pura maupun Dinas Perhubungan yang memahami tentang pengelolaan bandara ini,” jelasnya. (jay/sul/hmsprov)

///FOTO : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak memberi pengarahan pada peresmian dimulainya pembangunan sisi udara Bandara Samarinda Baru beberapa waktu lalu.(dok/humasprov)

 

Berita Terkait