Aksi Tim Tagana Kaltim di Palu, Bantu Koban dan Dikunjungi Tim Kemensos

Posko Tim Tagana Kaltim dan aksi Tim Tagana menyiapkan nasi bungkus untuk para korban bencana dan para relawan. (ist)

SAMARINDA - Tim Tagana Kaltim hingga saat ini masih bertahan di Palu Sulawesi Tengah (Sulteng). Mereka tetap bersemangat untuk membantu korban bencana di wilayah tersebut. 

Aksi para relawan Kaltim ini pun mendapat perhatian pusat. Tim Kementerian Sosial melalui Direktur Penanggulangan Korban Bencana Alam Kemensos pun mengunjungi dapur umum Tim Tagana Kaltim yang didirikan di Desa Lero Tatari, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala.

"Sejak 6 Oktober lalu hingga sekarang tim kami masih terus membantu korban bencana Palu, Donggala dan sekitarnya," kata Plt Kadis Sosial Kaltim H Khairul Saleh di Samarinda, Minggu (14/10). Saat kunjungan itu, Tim Kementerian Sosial didampingi Danlanal Sulteng dan Kadis Sosial Sulteng. 

Tim Tagana Kaltim lainnya juga menyebar di Sigi dan Palu. Tim Tagana Kaltim bersyukur mendapat perhatian dari Tim Kemensos dan tim lainnya. Karena itu, tim di lapangan tetap terus semangat membantu hingga waktu target penanggulangan bencana berakhir.

POSKO-GEMPA-4


Target penanggulangan bencana direncanakan berakhir pada 20 Oktober 2018. Namun selanjutnya masih tergantung kondisi di lapangan. Perpanjangan sesuai tanggap darurat masih mungkin dilanjutkan hingga 26 Oktober 2018. "Yang jelas, Tim Tagana Kaltim selalu siap dan siaga untuk membantu," tegasnya.

Tim Tagana Kaltim turun  dengan kekuatan 20 personil membawa kendaran mobil dapur umum satu unit, truck berisi logistik satu unit, mobil RTU dua unit dan motor trail satu unit.

Untuk di Desa Lero Tatari, Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala, dapur umum gabungan terdiri dari Tagana Kaltim, Tagana Jawa Timur dan didukung oleh pasukan marinir dari Surabaya sebanyak 63 orang untuk menjaga keamanan. (jay/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait