Anjungan Kaltim TMII Promosi Wisata se-Jabodetabek

Anjungan Kaltim TMII Promosi Wisata se-Jabodetabek

 

JAKARTA – Anjungan Kaltim Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta terus berupaya mempromosikan pariwisata Kaltim. Satu di antaranya melalui kegiatan road show ke sekolah-sekolah yang ada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Hal ini dimaksudkan dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan ke Anjungan Kaltim 36.500 orang per tahun,” kata Kepala Anjungan Kaltim TMII, Hj Novarita.

Promosi pariwisata kabupaten/kota se-Kaltim menurutnya perlu terus ditingkatkan. Dalam hal ini Anjungan Kaltim ujarnya mendapat dukungan positif dari para Bupati/Walikota se-Kaltim, juga Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan Dinas Pendidikan Kaltim. Dukungan sangat diperlukan untuk menambah koleksi pamer -  display barang-barang diorama dan sarana-prasarana lain yang belum memadai.

“Khusus untuk promosi luar negeri.Anjungan Kaltim melalui TMII menjalin kerjasama dengan Kemenlu, Kemendagri, Kemenparekraf, Kemendikbud dan Kementerian Koordinator di bawah kepemimpinan Ibu Ouan Maharani dan lainnya,”  kata Novarita.

Dikatakan, promosi luar negeri menggunakan strategi jemput bola yaitu dengan cara bahan promosi berupa CD, leaflet, brosur dan lain-lain dikirimkan ke Kedutaan-kedutaan asing yang ada di Jakarta. Kedutaan yang berminat di antaranya menjalin kerjasama pelatiha  tari, yaitu tari pedalaman.pesisir dan kraton. Sejak tahun  2013, Anjungan Kaltim terlibat dalam kegiatan promosi ke mancanegara.

“Seni budaya Kaltim yang ditampilkan adalah tari dan lagu, musik tradisional, pameran kerajinan dan produk unggulan, fashion show busana batik Kaltim, ulap doyo serta kuliner makanan khas Kaltim,” ungkap Novarita.

Negara yang pernah dikunjungi dalam rangka promosi antara lain Yunani, Turki, Afrika Selatan, Dubai, Thailand, Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam, Korea, Rusia dan Jepang. Sementara itu, untuk promosi luar negeri Anjungan Kaltim rencananya menargetkan  4 kali dalam setahun untuk bidang seni budaya

Sementara itu, untuk dalam negeri promosi seni budaya estimasi target setahun 96 kali..”Untuk pendanaan kami melibatkan pihak ketiga sponshorship karena anggaran promosi yang ada melalui Kantor Penghubung sangat minim. Tapi kami bertekad dan terus bekerja agar ada yang mau bekerjasama, sehingga pihak asing atau investor bisa datang ke Kaltim,” kata Novarita. (hmsp/hmsprov)

 

//Foto: Kepala Anjungan kaltim TMII Hj Novarita (kiri) dan Asisten IV Bidang Adminustrasi Umum, Dr Meiliana. (dok/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait