Kalimantan Timur
Anjuran Pemerintah Untuk Kepentingan Bersama

Foto : Humas

SAMARINDA - Pemerintah telah menetapkan pembagian zona terkait penyebaran Covid-19, yakni zona merah, zona kuning dan zona hijau. Beberapa kabupaten/kota menetapkan zona berdasarkan jumlah kasus dan tingkat penyebaran. Seperti Kota Samarinda, memperlihatkan penyebaran serta jumlah kasus di kecamatan masing-masing. 

 

Demikian disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak saat memberikan keterangan pers kepada media melalui video conference, Senin (13/4/2020).

 

"Pembagian zona dilakukan untuk kewaspadaan masyarakat yang berada di  wilayah tersebut. Meskipun berada di zona hijau, kuning dan merah, masyarakat sebaiknya tetap melaksanakan anjuran pemerintah. Berdasarkan zona tersebut pemerintah dapat mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki dan prioritas untuk skrining menggunakan rapid test," kata Andi. 

 

Andi menjelaskan, meskipun masyarakat berada di zona hijau, kuning atau merah namun pemberlakuan ataupun sikap yang dilakukan juga tetap sama. Yaitu tetap berada dirumah (bekerja, belajar dan beribadah), penerapan physical distancing, menghindari kerumunan, selalu mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, serta selalu menggunakan masker ketika beraktifitas diluar rumah. 

 

"Melaksanakan anjuran pemerintah ini untuk kepentingan bersama agar cepat memutus penyebaran Covid-19 ini. Mari lah kita menjaga diri dan menjaga sesama agar tetap sehat. Tetaplah membuat suasana gembira dan hindari stress, serta tetap mengonsumsi makanan bergizi dan sehat, serta vitamin C yang cukup," pesan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan ini. 

 

Kondisi terkini perkembangan Covid-19 di Benua Etam per Senin, 13 April 2020, jumlah ODP (orang dalam pemantauan) 5.424 orang, terdiri 3.879 orang selesai pemantauan dan 1.545 orang masih dalam proses pemantauan. Untuk PDP (pasien dalam pengawasan) jumlahnya 269 orang, terdiri hasil negatif 148 orang, terkonfirmasi positif 35 orang, masih menunggu hasil laboratorium Kementerian Kesehatan 86 orang. Sedangkan yang sembuh ada 6 orang dan meninggal dunia satu orang. (her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait