APBD-P Disepakati Rp13 Triliun, Isran Optimis APBD 2020 Akan Meningkat

Rapat paripurna ke-28 DPRD Provinsi Kaltim menghasilkan persetujuan bersama DPRD Provinsi Kaltim dan Gubernur Kaltim tentang perubahan APBD Kaltim tahun 2019 (heru/humasprovkaltim)

SAMARINDA - Rapat paripurna ke-28 DPRD Provinsi Kaltim menghasilkan persetujuan bersama DPRD Provinsi Kaltim dan Gubernur Kaltim tentang perubahan APBD Kaltim tahun 2019. Secara keseluruhan bertambah sebesar Rp2,23 triliun, sehingga APBD semula Rp10,769 triliun berubah menjadi Rp13 triliun. 

Gubernur Isran Noor mengatakan berkat semangat kebersamaan dan kerjasama serta pengertian yang sangat mendalam dari dewan dan diiringi pula kontrol yang efektif, maka berbagai substansi yang mendasar atas rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2019 telah dapat disetujui secara bersama-sama. 

"Saya optimis dan yakin APBD mendatang akan meningkat lebih besar dari anggaran tahun ini. Mari kita saling bersinergi dalam melaksanakan program pembangunan dengan bekerja tulus dan ikhlas," kata Isran Noor dihadapan anggota DPRD Kaltim, Rabu (14/8/2019). 

Isran menambahkan Kaltim pernah mengalami masa emas. Pada 2012-2013 APBD mencapai Rp14,3 triliun. Untuk tahun mendatang akan mendapat anggaran lebih besar lagi.

"Insya Allah, selama kita bekerja dengan baik dalam melaksanakan pembangunan, anggaran kita akan bertambah. Karena itu seluruh komponen, elemen masyarakat dan stakeholders terus bersinergi dan bersama-sama membangun Kaltim yang lebih berdaulat," tandasnya. 

Isran menyatakan bersyukur karena DPRD melalui Badan Anggaran telah menyampaikan hasil kerjanya memberikan persetujuan terhadap rancangan perubahan APBD Kaltim 2019.

Menurutnya, rangkaian penyusunan, pembahasan hingga persetujuan Rancangan Perubahan APBD TA 2019. Hal ini  menunjukkan kerjasama telah terjalin baik dan semakin harmonis selama ini.

Sinergitas menjadi modal dasar bersama untuk mengatasi tantangan dan hambatan dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

"Pemprov sangat berharap  sinergi ini lebih baik dan lebih erat di waktu-waktu mendatang. Semua demi kepentingan pembangunan sehingga tercipta kondisi yang lebih baik menuju kemajuan dan kesejahteraan masyarakat," kata Isran Noor. (mar/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation