APJI Berperan Sukseskan Upsus Kaltim

Gubernur Awang Faroek saat panen jagung beberapa waktu lalu. Tanaman jagung sangat potensial dikembangkan di Kaltim. (dok/humasprov)

 

SAMARINDA – Para pelaku utama (petani) yang tergabung dalam Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) memiliki peran strategis dalam mendukung program nasional di daerah. Salah satunya, program upaya khusus (Upsus) padi, jagung dan kedelai (Pajale) yang saat ini gencar dilaksanakan pemerintah daerah bersama jajaran TNI. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) H Ibrahim saat mewakili Gubernur Kaltim pada Panen Perdana Jagung di Desa Batu-Batu Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (12/4).

 

Menurut dia, APJI sebagai organisasi kemasyarakatan yang menaungi para petani jagung mampu berperan maksimal dalam upaya percepatan swasembada pangan atau jagung. “Kaltim memiliki lahan besar yang memerlukan dukungan semua pihak termasuk APJI untuk bersama melakukan Upsus Pajale untuk komoditi jagung,” katanya. Apalagi lanjutnya, pemerintah telah menetapkan kebijakan tidak akan melakukan impor jagung maka kondisi ini menjadi peluang besar bagi APJI mengembangkan tanaman jagung.

 

Tahun ini ujar Ibrahim, Kaltim mendapat jatah dari APBN untuk pengembangan tanaman jagung seluas 30 ribu hektar atau meningkat dari 15 ribu hektar pada 2017. Produksi secara keseluruhan pada 2017 lalu jagung Kaltim sebesar 56.581 ton atau meningkat dari tahun sebelumnya sekitar 34.449 ton dari produksi 22.132 ton. “Pertanian sudah menjadi program prioritas yang ditetapkan Gubernur Awang Faroek Ishak dan seluruh elemen masyarakat wajib mendukungnya tidak terkecuali APJI,” ujarnya. Dia menambahkan alokasi jagung Kutai Kartanegara tahun ini awalnya hanya sekitar 2 ribu hektar namun ditambah menjadi 3.649 hektar.   

 

Kegiatan panen perdana dilakukan di kawasan Demfarm Uji 10 Varietas Tanaman Jagung Desa Batu-Batu seluas 10 hektar yang dihadiri Kasubdit Jagung dan Serelia Kementerian Pertanian Andi Saleh serta Ketua APJI Kaltim H Anwar dan Ketua KTNA Kaltim Misdiyanto. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait