Arsip Harus Dijaga dan Dilestarikan

Bimtek Pengelolaan Arsip Keuangan

SAMARINDA - Pengelolaan arsip merupakan metode menerima, menyimpan, mengaktualisasikan dan menemukan kembali data  yang tersimpan, berdasarkan prinsip efektifitas, efesiensi dan keamanan, yang didukung sumber daya manusia yang berkualitas, kelembagaan yang mantap dan sarana serta prasarana yang memadai. 

"Dengan kondisi demikian  menjadikan arsip sebagai memori kolektif bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan sebagai bahan pertanggungjawaban nasional baik untuk generasi sekarang maupun yang akan datang," kata Asisten Adminitrasi Umum Sekprov Kaltim H Sofyan Helmi saat membuka Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip Keuangan di Aula Rapat Lantai dua Depo Arsip  Badan Arsip Kaltim Samarinda Seberang, Senin (12/5). 

Sedangkan tujuan dari pengelolaan arsip yakni mampu menyediakan data yang benar, pada waktu yang tepat dan untuk orang yang tepat, dengan biaya yang seefisien mungkin. 

Apalagi arsip juga merupakan rekaman peristiwa atau kegiatan dalam berbagai bentuk dan media yang selalu hidup, tumbuh dan terus berkembang seirama dengan tata kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dengan kondisi tersebut, diharapkan Badan Arsip Daerah Kaltim dapat terus  meningkatkan pembinaan kearsipan melalui pelatihan-pelatihan kearsipan yang sifatnya membangun bagi sumber daya aparatur khususnya di bidang kearsipan, sehingga transformasi  keilmuan dapat terus berlanjut dan berkesinambungan. 

"Jadikanlah bimbingan teknis ini sebagai salah satu sarana keilmuan untuk membantu proses kerja dalam pengelolaan arsip keuangan di masing-masing instansi," pesannya.

Sementara Ketua Penyelenggara AA Nyoman Susastra mengatakan, kegiatan  Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip Keuangan di lingkungan Pemprov dan Sekretariat  Daerah Kabupaten dan Kota se-Kaltim dan Kaltara ini diharapkan  dapat mempercepat proses transformasi keilmuan dan pengayaan wawasan pengelolaan arsip keuangan di masing-masing pencipta arsip dengan harapan terwujudnya tertib arsip.

"Tujuan kegiatan ini adalah terwujudnya pengelolaan arsip keuangan yang utuh, otentik dan terpercaya dengan metode pengelolaan arsip yang efisien, efektif di masing-masing pencipta arsip baik di lingkungan Pemprov Kaltim, Sekretariat  Daerah Kabupaten kota Kota se-Kaltim dan Kaltara," jelasnya.

Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip Keuangan dilaksanakan 12 -13 Mei. Menghadirkan nara sumber dari Badan Arsip Daerah Provinsi Kaltim dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Kaltim. Sedangkan peserta adalah para petugas pengelola arsip di lingkungan Pemprov Kaltim,  Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota se Kaltim dan Kaltara. (sar/sul/es/hmsprov).

 

Berita Terkait