ASC 2016 Malaysia


SAMARINDA- Pemprov Kaltim menyambut baik terpilihnya pelajar SMK Negeri 3 Samarinda, Saridah yang masuk dalam seleksi nasional jelang ASEAN Skill Competition (ASC) di Malaysia pada 19-29 Semptember 2016.

  Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim Fathul Halim mengaku bangga atas terpilihnya pelajar  Kaltim untuk bersaing dalam seleksi nasional tersebut. Prestasi ini menunjukkan bahwa pelajar Kaltim mampu bersaing di level nasional.

        “Ini menunjukkan link and match yang sangat baik antara pendidikan dan pasar kerja. Khususnya pendidikan kejuruan. Diharapkan pelajar Kaltim mampu menunjukkan kemampuannya di level internasional,” kata Fathul Halim dikonfirmasi di Samarinda, Jumat (15/4).

   Fathul Halim mengatakan dengan terpilihnya pelajar SMK Negeri 3 membuktikan bahwa Kaltim mampu bersaing di tingkat nasional. Diharapkan, ketika seleksi nasional dapat lolos dan mampu menjadi wakil Negara di tingkat internasional.

    Siswa Kelas XII SMK Negeri 3 Samarinda Jurusan Tata Kecantikan Rambut, Saridah terpilih sebagai wakil Kaltim menuju seleksi nasional dalam menghadapi ASC di Malaysia, September mendatang.

   Sebelum bersaing di tingkat nasional, Saridah akan mengikutitraining center (TC) dan karantina terlebih dulu di Puspita Marta International Beauty School di Jakarta selama tujuh bulan.

   “Kami bersyukur Saridah menjadi wakil Kaltim yang berpeluang untuk mengikuti ASC di Malaysia tahun ini. Saridah mewakili Kaltim untuk calon peserta ASC bidang Hair Dressing yang didukung Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi,” kata Kepala SMK Negeri 3 Samarinda Sitti Aisyah.

  Untuk bidang yang akan diikuti tersebut, Saridah akan bersaing dengan dua peserta lainnya yang berasal dari SMKN 27 Jakarta dan SMKN 3 Pati. Tiga peserta tersebut mengikuti seleksi atau kompetisi tahap 1 dan 2 untuk lolos menjadi peserta di ASC tahun ini.

  Menuju lokasi training, Saridah akan didampingi staf Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltim ke Jakarta. Saridah berangkat ke Jakarta, Rabu 13 April 2016.

  “Saridah akan bersaing dengan dua peserta lainnya untuk menjadi wakil Indonesia di ASC. Selanjutnya, selama training Saridah mendapatkan bimbingan dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, termasuk biaya selama training ditanggung pihak kementerian,”

jelasnya.

  Sitti Aisyah menambahkan, sebelum mengikuti training di Jakarta, Saridah telah mendapatkan pembinaan dari guru pembina Jurusan Tata Kecantikan Rambut. Diharapkan dengan pembinaan di Samarinda, Saridah mampu mewakili Indonesia untuk bersaing di level Internasional.

  “Ini suatu kebanggaan bagi kami. Ada pelajar kami mampu mewakili daerah menuju kompetisi tingkat internasional, meskipun harus menghadapi seleksi di tingkat nasional. Kami berharap anak kami bisa menunjukkan kemampuan terbaik,” jelasnya. (jay/sul/humasprov

Berita Terkait