Atasi Kendala Transportasi Barang Dari Luar Kaltim

Kementerian Perdagangan Cari Solusi Transportasi

SAMARINDA – Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi berjanji akan mencari solusi bagi masalah transportasi barang untuk mengantisipasi terkendalanya barang-barang kebutuhan pokok dan makanan dari luar Kaltim.
Hal tersebut diutarakan Bayu Krisnamurthi usai mengunjungi Pasar Segiri Samarinda, Kamis pekan lalu (28/3) didampingi Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak dan Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltim, H Mohammad  Djailani.
“Saya terkejut, ternyata di Pasar Segiri ini kita melihat beberapa barang didatangkan dari luar Kaltim. Daging sapi dari Atambua,  telur dari Sulawesi Selatan, bawang dan cabe dari Jawa,” ujarnya.
Menurut dia, banyaknya barang dari luar Pulau Kalimantan  sangat mengkhawatirkan apabila terjadi cuaca buruk, kendala angkutan darat ataupun kendala lainnya yang memicu keterlambatan  pengiriman hingga berakibat pada naiknya harga barang.
Solusi yang ditawarkan adalah perbaikan moda transportasi dan angkutan, serta peningkatan produksi di Kaltim sehingga tidak tergantung  pasokan dari luar dan  meningkatkan perdagangan antarprovinsi.
Dengan lancarnya distribusi, berarti akan melancarkan peredaran barang baik di tingkat distributor maupun pedagang pengecer. Begitupun dengan stok akan tetap terjaga dan bertahan minimal dalam jangka waktu tiga bulan ke depan.
Saat  stok barang cukup, maka jika terjadi gejolak seperti halnya kelangkaan bawang putih dan merah, maka stok akan tetap ada dan harga tidak melambung tinggi.
“Bayangkan saja, sampai komoditas cabe didatangkan dari pulau Jawa dengan pesawat udara. Ini bukti bahwa di Kaltim, khususnya Samarinda daya beli sangat tinggi walaupun harga naik. Ini yang harus kita pikirkan solusinya,” ujarnya. (yul/hmsprov)

///Foto : Persediaan daging Kaltim sebagian masih mengandalkan pasokan dari daerah lain.(dok humasprov kaltim)
 

Berita Terkait
Government Public Relation