Awang: Saya Tidak Akan Melupakan Rakyat Kutai Timur

Kunjungan Kerja Gubernur ke Kutai Timur


 SANGKULIRANG  - Kunjungan kerja Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak di Desa Cipta Graha Kecamatan Kaubun, Kutai Timur, Selasa (2/7) disambut meriah sekitar seribuan warga Kaubun, yang rela menunggu sejak siang. Kehadiran sosok Awang Faroek Ishak, sekaligus mengobati kerinduan masyarakat  Kaubun dan sekitarnya kepada mantan bupati di daerah itu.
“Berkumpulnya  warga Kaubun hari ini, jar urang banjar itu karindangan ( persaaan rindu).  Kerinduan masyarakat kepada sosok Gubernur Awang  Faroek yang pernah memimpin Kutai Timur dengan berbagai sukses yang dirasakan masyarakat,”  kata Sekretaris Daerah Kabupaten  Kutai Timur, Ismunandar, saat memberi sambutan selamat datang di Desa Cipta Graha, Kecamatan Kaubun.
Mewakili masyarakat Kutai Timur, khususnya warga Kaubun, Ismunandar menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Gubernur Awang Faroek, karena sekalipun saat ini dipercaya memimpin Kalimantan Timur, Gubernur masih menyempatkan waktu untuk datang menemui masyarakat Kutai Timur yang pernah dipimpinnya.
“Kalau dulu beliau Bupati Kutai Timur dan sekarang menjadi Gubernur Kalimantan Timur, tetap ingat dengan warga Kaubun, berarti warga Kaubun juga harus selalu ingat dengan beliau,” ujar Ismunandar disambut aplaus masyarakat.
Dia juga memuji jasa besar Awang Faroek saat menjadi Bupati Kutai Timur dengan salah satu perjuangannya, yakni program perkebunan plasma dari perusahaan-perusahaan perkebunan untuk masyarakat.   
“Yang menanam sawit dan mendorong plasma itu beliau (Gubernur Awang Faroek), sebab itu masyarakat tidak akan bisa melupakan beliau. Dulu beliau datang ke sini untuk tanam perdana  plasma. Sekarang, kita bisa lihat semuanya tumbuh dan masyarakat yang akan menikmati,” puji Ismunandar, lagi-lagi mendapat aplaus meriah warga Kaubun. Ungkapan yang sama disampaikan Ismunandar  pada malam ramah tamah Gubernur Awang Faroek dan rombongan bersama masyarakat Sangkulirang di halaman Kantor Camat Sangkulirang, Selasa malam.
Sementara itu Awang Faroek  saat memberi sambutan mengatakan apa yang telah dilakukan di Kutai Timur merupakan bagian  pengabdian dirinya kepada masyarakat. Intinya, kepercayaan yang saat ini diamanahkan rakyat, harus ditunaikan dengan cita-cita besar untuk terus memberikan peningkatan kesejahteraan  masyarakat.
“Awang Faroek Ishak masih seperti yang dulu. Saya tidak akan melupakan masyarakat saya. Saya membangun daerah ini mulai dari nol. Jalan beraspal waktu itu hanya 12 kilometer sampai ke Teluk Pandan, selebiihnya jalan batu-batuan. Bahkan saya pun harus berkantor di balai desa. Tapi niat saya tulus untuk membangun daerah ini.
Alhamdulillah saat ini semua sudah berkembang lebih baik dan masyarakat mulai menikmati hasil-hasil pembangunan yang kita lakukan,” kata Awang Faroek.
Pada kesempatan itu, Gubernur Awang Faroek juga sempat mengungkapkan rahasia dirinya memilih Isran Noor (kini Bupati Kutai Timur) menjadi wakilnya pada periode kedua menjadi bupati Kutim.  
Berawal dari kesadaran kuatnya untuk membangun lokomotif ekonomi baru berbasis sumber daya alam terbarukan yang kemudian diwujudkan dalam satu konsep pembangunan daerah Gerdabangagri (Gerakan  Daerah Pembangunan Agribisnis), maka dia berkeyakinan harus memilih pendamping yang memiliki latar belakang pertanian yang baik.
“Saya punya komitmen kuat  untuk melakukan revitalisasi pertanian dalam arti luas. Itulah yang akan menjamin masa depan pembangunan berkelanjutan. Mengapa saya pilih Pak Isran?   Karena dia  adalah orang pertanian. Karena saya ingin menggerakkan Gerdabangagri , maka saya pilih Pak Isran, padahal jabatan wakil bupati saat itu banyak diperebutkan,” tegas Awang.
Gerakan pembangunan bidang pertanian ini ternyata sangat menggairahkan semangat masyarakat untuk bertani dan berkebun. Terbukti, saat ini lahan-lahan pertanian dan perkebunan di Kutai Timur semakin luas.
Mengakhiri kunjungannya di Kaubun, Gubernur  menyerahkan sejumlah bantuan yang bersumber dari dana  APBN maupun APBD Provinsi. Diantaranya, tujuh  unit traktor roda dua, satu unit  drayer, 500 kilogram pupuk SP-36 untuk kelompok tani dan gabungan kelompok tani di Kecamatan Kaubun.
Bantuan secara simbolis juga diserahkan kepada sejumlah kelompok tani di Kecamatan Kaliorang berupa delapan unit traktor roda dua dan satu unit pompa air. Sedangkan untuk kelompok tani di Kecamatan Bengalon diserahkan bantuan berupa lima hand sprayer .  
Gubernur juga menyerahkan bantuan lainnya berupa sapi ternak dan bantuan simbolis Beasiswa Kaltim Cemerlang. Gubernur bersama para pejabat lainnya juga sempat melakukan penanaman bibit singkong gajah. Penanaman ini sekaligus menjadi kampanye gubernur untuk penanaman singkong di Kaltim.  
Pada kunjungan kali ini, Gubernur Awang Faroek didadmpingi sejumlah pimpinan satuan kerja perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim dan Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Timur, Ismunandar dan Ketua DPRD Kutai Timur, Bahrid Buseng. (sul/hmsprov)

//Foto: Kehadiran Gubernur Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak dan rombongan selalu mendapat sambutan hangat warga Kutai Timur.(johan/humasprov Kaltim).

 

Berita Terkait