Kalimantan Timur
Awang : Semua Untuk Kemakmuran Rakyat

Hadiri Musrenbangnas 2014, Sinergikan Program Daerah dan Nasional

JAKARTA-Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menegaskan, Pemprov Kaltim akan memfokuskan arah pembangunan daerah guna mendukung strategi ekonomi Indonesia   keluar dari jebakan middle income trap (negara yang tidak lagi berpenghasilan rendah, namun tidak mampu keluar dari zona tersebut).

            Langkah-langkah yang sudah dilakukan dan akan dilanjutkan dalam perencanaan pembangunan Kaltim ke depan adalah dengan terus mendorong  pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, melakukan transformasi ekonomi daerah dan membangun infrastruktur ekonomi daerah yang didukung dengan pengelolaan sumber daya alam yang lebih baik dan bertanggung jawab. Pembangunan ekonomi dilakukan tetap dalam rambu-rambu yang benar agar senantiasa seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup sebagai antisipasi perubahan iklim dan pemanasan global.  

            Selain itu, Pemprov Kaltim sangat serius berupaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai pelaku-pelaku pembangunan di daerah. Tanpa penyiapan sumber daya manusia yang andal dan berkualitas, maka hampir bisa dipastikan, Kaltim akan sulit bersaing dalam era yang semakin global.

            “Itulah upaya-upaya serius yang harus kita lakukan,” kata Awang Faroek usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2014 di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (30/4).

            Poin-poin lain terkait fokus pembangunan Kaltim ke depan yang dikemukakan Gubernur Awang Faroek meliputi upaya mencapai ketahanan pangan, energi dan air, serta memperluas pembangunan infrastruktur. 

“Inti dari fokus pembangunan ini adalah mewujudkan pemerataan pembangunan dan mengurangi kemiskinan sehingga terbangun rakyat yang mandiri, adil dan makmur. Dan seperti pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada saat membuka Musrenbangnas, maka kita semua harus bekerja keras untuk mencapai itu,” tegas Awang, seraya menambahkan pentingnya menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa dengan komitmen kuat dalam upaya memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme untuk mewujudkan cita-cita mulia tersebut.

            Gubernur sangat berharap agar komitmen ini juga dilakukan kabupaten dan kota sehingga sinergitas perencanaan dan fokus pembangunan daerah selaras dengan perencanaan pembangunan nasional. “Yang pasti, pemerintah pusat sangat  mendukung program-program pembangunan Kaltim. Namun kita tidak akan berhenti berjuang untuk mendapatkan perhatian yang lebih besar, karena kita memang sangat membutuhkan dukungan itu,” pungkas Awang.

Musrenbangnas bertema “Melanjutkan reformasi bagi percepatan pembangunan ekonomi yang berkeadilan” itu dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan ditutup oleh Wakil Presiden Boediono.

Dari Musrenbangnas ini Kaltim mendapat kepastian, bahwa dari usulan isu strategis sebesar Rp5 triliun untuk tahun 2015, sekitar Rp2,2 triliun usulan Kaltim diakomodasi dan Rp621 miliar diantaranya sudah disepakati. Selebihnya, usulan masih akan dibahas lebih lanjut setelah Musrenbangnas. Kaltim juga masih mungkin mendapat dukungan APBN yang bersumber dari program dan kegiatan prioritas kementerian/lembaga yang total usulannya mencapai Rp5 triliun. (sul/es/hmsprov)

teks foto : Gubernur Awang Faroek Ishak berbincang serius dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (kiri) dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo (kanan) di arena Musrenbangnas 2014. Gambar lain, Gubernur Awang Faroek berdiskusi dengan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dan mantan Pj Gubernur Kaltim Tarmizi Karim. (samsul/humasprov)

 

Berita Terkait