Awang Ajak Seluruh Komponen Masyarakat Bersatu dan Berjuang Membangun Kaltim


 

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengajak seluruh komponen masyarakat dari berbagai elemen dan profesi di Kaltim untuk bersatu dan berjuang membangun Kaltim menjadi lebih baik.

"Marilah kita merenungkan dan meneladani nilai-nilai kebangsaan dan semangat juang yang telah diwariskan oleh para pejuang dan pendiri bangsa ini dalam mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan," kata Awang Faroek dalam Pidatonya saat Sidang Paripurna dalam memperingati HUT RI ke-71 di Gedung Utama DPRD Kaltim, Selasa (16/8).

Awang menyampaikan, dalam kurun waktu 71 tahun perjalanan pemerintahan dan pembangunan telah melewati berbagai dinamika, tantangan dan ujian dalam mewujudkan cita-cita bangsa.

"Walaupun banyak yang telah kita capai, namun, masih banyak juga pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan," katanya.

Saat ini, kata Awang, Kaltim merupakan provinsi yang sedang mengejar kemajuan dari ketertinggalannya dari provinsi-provinsi yang ada di Jawa dalam melaksanakan pembangunan untuk mensejahterahkan masyarakatnya secara adil dan merata. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa indikator makro pembangunan yang telah menunjukkan arah perubahan tersebut.

"Dari aspek kesejahteraan yang diukur dengan Indeks Pembangunan Manusia pada 2015 Kaltim mencapai angka 74,17. Sementara itu, dari indikator ekonomi dalam beberapa tahun terakhir Kalimantan Timur menghadapi tantangan sebagai dampak kondisi ekonomi global yang kurang menggembirakan," katanya.

Dampak dari kondisi ekonomi global dapat terlihat dari nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kaltim pada 2015 sebesar Rp 501,87 triliun yang lebih rendah dari nilai PDRB 2014 sebesar Rp 526,90 Triliun. Bahkan, kondisi tersebut masih berlanjut hingga bulan Juni 2016, dengan nilai PDRB sebesar Rp 235,74 Triliun.

"Walaupun perekonomian Kaltim kurang menggembirakan, Pemerintah tetap berupaya menjaga agar perlambatan ekonomi tidak berdampak pada masalah-masalah sosial seperti kemiskinan dan pengangguran. Salah satu yang dilakukan Pemerintah adalah mengurangi beban pengeluaran masyarakat dengan mengendalikan tingkat inflasi terutama inflasi pada kelompok makanan," katanya.

Awang mengakui, dalam perjalanan mewujudkan Visi Pembangunan memang tidak mudah karena dalam implementasinya tentu ditemui beberapa kendala.

"Namun kita harus yakin bahwa niat baik yang diikuti kerja keras dan kerja cerdas, fokus, serta adanya kekompakan seluruh stakeholder pembangunan akan mengantarkan kita pada pencapaian target yang ditetapkan. Dengan semangat HUT Republik Indonesia ke-71 ini, kami berharap kedepan seluruh komponen masyarakat serta jajaran DPRD Kaltim terus mendukung dan berpartisipasi secara aktif dalam mengawal pembangunan sehingga target dan sasaran pembangunan yang direncanakan dapat tercapai," katanya. (rus/humasprov)

Berita Terkait