Awang: Camat Silahkan SMS Saya

Sukseskan Pembangunan Desa dan Kelurahan Melalui Gugus Kendali


BALIKPAPAN - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak siap menerima masukan dan kritikan serta aspirasi dari para camat dan masyarakat. Media yang disiapkan gubernur, salah satunya adalah fasilitas  pesan singkat (short message service/SMS) melalui program SMS Gateway Kaltim Bangkit Center dengan nomor kontak 085212446666 yang dikelola Tim Lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).   Program ini menjadi bagian dari gugus kendali yang dibangun untuk mendekatkan pemerintah dan rakyat.
“Itu cara saya berkomunikasi dengan masyarakat. Masyarakat boleh SMS saya, lurahnya juga boleh, termasuk camat. Jadi, ada timbal balik, masyarakat menyampaikan aspirasi kepada saya, saya juga memberikan jawaban kepada masyarakat,” kata Awang Faroek Ishak usai membuka Forum Koordinasi dan Komunikasi Biro/Bagian Pemerintahaan Kabupaten/Kota se-Kaltim serta Sosialisasi Pembentukan Posko Anak Putus Sekolah dan Pendidikan Anak Usia Dini  (PAUD) Kaltim, di Balikpapan, Kamis (13/6).
Melalui koordinasi dan komunikasi tersebut, diharapkan permasalahan yang dialami masyarakat desa dan kelurahan bisa segera ditindaklanjuti, baik oleh pemerintah kabupaten/kota maupun pemerintah provinsi. Melalui gugus kendali tersebut dan didukung SMS Gateway Kaltim Bangkit Center, diharapkan masalah dapat ditangani secara cepat.
Sementara itu, Plt Sekprov Kaltim Rusmadi saat memberi arahan pada pertemuan tersebut berharap melalui gugus kendali tersebut masalah yang terjadi di desa dan kelurahan dapat ditangani secara cepat
“Kami berharap dengan adanya program ini, ke depan tidak ada lagi program-program Pemprov Kaltim yang tidak berjalan dengan baik. Kalau ada permasalahan diharapkan dapat secepatnya diidentifikasi dan segera diselesaikan,” jelasnya.
Meski demikian, masyarakat juga harus mengetahui dan mencermati pembangunan yang dilaksanakan menjadi tanggung jawab siapa. Jika itu proyek provinsi, maka Pemprov Kaltim akan segera mengupayakan solusinya secara cepat, jika terjadi kendala. Sebab semua pembangunan lanjut Gubernur Awang, sesungguhnya dilakukan semua untuk kepentingan rakyat.
Rusmadi mengajak  semua pihak membantu menyukseskan program pembangunan yang sedang dilaksanakan. Semangat harus terus dibangun mulai level gubernur, bupati dan walikota, SKPD,  camat, kepala desa dan lurah hingga masyarakat.  Koordinasi dan komunikasi harus berjalan dengan baik di semua lini.
“Kalau ada masalah, secepatnya disampaikan dan diselesaikan dengan baik. Karena itu, peran camat sangat diperlukan untuk memberikan informasi, jika ada permasalahan tersebut,” jelasnya.
Rusmadi menambahkan, jika terjadi permasalahan di desa atau kelurahan, target waktunya ‘maksimal 10 hari sudah ada tindak lanjut yang jelas. Hal ini penting agar masalah yang muncul tidak berkepanjangan.
Begitu pun jika masyarakat menyampaikan usul atau aspirasi  untuk pembangunan tertentu. Sampaikan dengan mekanisme yang benar agar dapat diakomodir dalam penyusunan rencana kerja pembangunan tahun berikutnya.
“Jadi, semua itu perlu proses. Pemerintah akan mendengar dan mempertimbangkan pembangunan mana yang perlu diprioritaskan. Kepentingan rakyat pastilah yang utama,” tegas Rusmadi.  (jay/hmsprov).

///Foto : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak berbincang dengan Camat Balikpapan Selatan Masrani S.(fajar/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait
Government Public Relation