Awang : Gunakan Hak Suara dan Jangan Golput

Awang Faroek Ishak

 

SAMARINDA – Masyarakat yang mempunyai hak pilih agar mendatangi tempat-tempat pemungutan suara (TPS) pada pemilu kepala daerah (pilkada) baik gubernur/wakil gubernur (pilgub) maupun bupati/wakil bupati (pilbup) Penajam Paser Utara (PPU). Menurut Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, masyarakat harus memilih calon terbaik dari 4 pasangan calon (paslon) gubernur/wakil gubernur Kaltim. “Dulu golput artinya golongan putih. Sekarang jadi golongan pencari uang tunai. Gunakan hak suara sebaik-baiknya dan jangan golput,” katanya. 

 

Perubahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara terlebih kebaikan untuk Kaltim ini takkan bisa dilakukan hanya dengan bersikap diam atau golput. Sebab, walaupun dengan tidak memilih, maka pemimpin Kaltim (gubernur/wakil gubernur) tetap akan lahir pada pilgub tahun ini. Bagi Awang, suka atau tidak suka, setuju atau pun tidak tentu orang-orang golput tetap harus mengikuti apa yang sudah menjadi pilihan orang lain yang berpartisipasi pada pilgub. 

 

Karena itu, menggunakan hak pilih sebagai hak paling hakiki adalah cara terbaik untuk membawa perubahan daerah ini ke arah yang lebih baik. Selain itu, Kaltim harus dipimpin orang terbaik maka jangan menjadi masyarakat yang hanya mengutamakan materi (golongan pencari uang tunai atau money politik). “Pilihlah orang-orang baik, jujur, punya integritas, kapabilitas dan peduli dengan persoalan rakyat serta mampunyai visi yang baik untuk membangun daerah ini,” harapnya. 

 

Gubernur meminta jangan biarkan orang-orang baik dan berintegritas ini akhirnya tak terpilih hanya karena mereka kehilangan suara pemilih lantaran masyarakat golput. Kekecewaan terhadap partai politik yang tidak aspiratif pada kepentingan rakyat serta kemarahan terhadap para pemimpin tidak mesti dituangkan melalui sikap golput. “Dengan tidak menggunakan hak suara justru akan terjadi pembiaran politik dan sikap ini mencederai kedaulatan rakyat,” ungkapnya. Awang berharap masyarakat datang ke TPS-TPS dan beranilah memberikan suara pada orang-orang yang layak dipercaya serta tepat untuk memimpin Kaltim. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait